Distribusikan Bantuan Senilai Rp. 240 Juta, BAZNAS Sidoarjo Kelola Hampir 3 Milyar Tiap Tahunnya

  • Bagikan

Sidoarjo | JATIMONLINE.NET,- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo salurkan zakat, infak, sedekah yang diperolehnya. Bantuan senilai Rp. 240 Juta itu diberikan kepada 260 lebih fakir miskin yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Bentuk bantuan adalah bantuan pendidikan, biaya hidup, pengobatan, bantuan kebakaran serta bantuan alat kesehatan.

Secara simbolis bantuan itu diserahkan langsung oleh Plh. Bupati Sidoarjo Drs. Achmad Zaini, MM di pendopo Delta Wibawa, pada Kamis, (10/09/2020). Dalam acara tersebut turut pula hadir mendampingi Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo DR. H. Amir Sholekhudin, M.Pdi serta Wakil Ketua II Baznas Sidoarjo Joko Subagyo dan Kabag Kesra Sidoarjo Zainul Arifin.

“Potensi zakat di Sidoarjo ini sebenarnya dapat dikembangkan dan dikelola secara profesional. Sebagian besar dana zakat, infak, sedekah yang dihimpun BAZNAS Sidoarjo diperoleh dari para ASN yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Padahal sebenarnya potensi perolehan zakat dari pihak lain sangatlah besar. Ini menjadi tantangan BAZNAS Sidoarjo,” kata Zaini.

Plh. Bupati Sidoarjo Achmad Zaini menambahkan, BAZNAS Sidoarjo memiliki tenaga marketer zakat. Hal itu penting untuk menggali potensi perolehan zakat dari pihak lain. Dikatakannya mobilisasi dana zakat harus berbanding lurus dengan jumlah orang miskin yang harus tertolong kehidupannya. Pengelola zakat pun diharuskan dapat memberikan kemudahan akses bagi orang miskin yang mengajukan permohonan dana zakat.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Sidoarjo Joko Subagyo mengatakan, bahwa ada sekitar 260 lebih penerima bantuan kali ini. Besarannya berbeda, tergantung jenis bantuannya. Dikatakannya tiap bulan BAZNAS Sidoarjo berhasil mengumpulkan zakat sekitar Rp. 350 juta.

“Zakat itu langsung didistribusikan kepada yang berhak menerima. Zakat yang diterima melalui BAZNAS terus mengalami peningkatan. Setiap tahunnya hampir Rp 3 milyar dana zakat yang dikelola. Ini sebagai pertanda kesadaran masyarakat Sidoarjo makin bertambah untuk membayar zakat. (Ries).

  • Bagikan