Karena Dekat Dengan Gus Ali, DPW Partai Nasdem Jatim Rekom Gus Muhdlor Untuk Maju Pilkada Sidoarjo

  • Bagikan
Nur Hendriyati
Ketua DPD Partai Nasdem Sidoarjo

Sidoarjo,- Lama tidak bersuara soal Pilkada Sidoarjo, akhirnya DPD Partai Nasdem Sidoarjo bersuara. Melalui Ketua DPD Partai Nasdem Sidoarjo, Nur Hendriyati menuturkan, jika Partai Nasdem Sidoarjo memberikan rekomendasinya kepada Ahmad Muhdlor Ali atau Gus Muhdlor untuk maju pilkada Sidoarjo.

Pernyataan itu disampaikan oleh Nur Hendriyati, Ketua DPD Partai Nasdem Sidoarjo melalui telepon selulernya, Selasa, 4 Agustus 2020. “Rekomendasi itu diberikan oleh DPW Partai Nasdem Jatim. Adapun alasannya kenapa memilih Gus Muhdlor, karena ketua DPW Partai Nasdem Jatim dekat dengan Gus Ali,” terang Nur Hendriyati.

Yang intinya, lanjut Nur Hendriyati, Partai Nasdem Sidoarjo memilih “partai hijau (warga NU)”.

“Kenapa Nasdem menjatuhkan pilihannya ke kader partai hijau, karena kita ini juga orang hijau. Disamping di Sidoarjo itu basisnya orang hijau,” terang Nur Hendriyati diplomatis.

Kenapa pilihannya kok ke Gus Muhdlor kok tidak yang lain? “Karena ya itu tadi, ketua DPW Partai Nasdem Jatim itu dekat dengan Gus Ali,” jelasnya. Lho, pilihan Bupati Sidoarjo ini kan tidak memilih Gus Ali? “Ya sama saja kan. Gus Muhdlor itu kan anaknya Gus Ali. Gus Muhdlor itu kan menggambarkan Gus Ali. Sama juga dengan Mas Iin, kan yang dimaksud juga menggambarkan H. Saiful,” jawab Nur Hendriyati.

Namun begitu, Nur Hendriyati menggaris bawahi, kalau rekom DPW Partai Nasdem Jatim ke Gus Muhdlor itu sifatnya hanya sementara. Belum final. “Jika nanti rekomnya PKB tidak ke Gus MUhdlor, ya Nasdem tidak ke Gus Muhdlor. Partai Nasdem akan mengikuti kader yang di rekom PKB,” jelasnya.

Soal ketemu visi, misi dan program, DPP Partai Nasdem Sidoarjo dengan Gus Muhdlor mengakui belum ada ketemu.

“Kita masih belum bahas itu ya. Kita dengan Gus Muhdlor masih belum bahas visi misi dan program. Jadi DPW Partai Nasdem Jatim menjatuhkan pilihan ke Gus Muhdlor itu karena kedekatan dengan Gus Ali,” jelas Nur Hendriyati menegaskan. (mnr).

  • Bagikan