Miris, Nenek Penjual Sayur di Lumajang Diborong Dagangannya Senilai Rp 250 ribu Dengan Uang Mainan

  • Bagikan
Nenek Kartani, Korban penipuan uang mainan di Kabupaten Lumajang

Lumajang | JATIMONLINE.NET,- Jagad media sosial di Lumajang mendadak ramai pada Senin (03/05/2021), dengan ramainya sebuah postingan yang kemudian jadi viral dan mendapat respon luar biasa dari para netizen.

Postingan yang menceritakan seorang nenek yang telah tertipu oleh uang mainan. Nenek asal Desa Kandang Tepus, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Cerita berawal dari diborongnya dagangan nenek bernama Kartani tersebut. Penjual sayur itu pada awalnya merasa senang saat tahu dagangannya habis diborong seorang pembeli. Tapi ternyata sayur yang telah diborong senilai 250 ribu itu menggunakan uang mainan.

Tanpa dikomando postingan tersebut dengan cepat tersebar dan di bagi ulang oleh sejumlah akun media sosial Facebook grup Lumajang, pada Senin (03/05/2021). Peristiwa itu terjadi di sekitar Perumahan Grand Tulip, Desa Karangsari, Kecamatan Sukodono.

Uang mainan yang dibayarkan kepada nenek Kartani untuk memborong dagangan sayurnya

Viralnya postingan dalam media sosial facebook itu kemudian mengundang keprihatinan banyak pihak, dan membuat anggota grup Facebook Lumajang menggalang donasi untuk diberikan kepada nenek Kartani.

“Alhamdulilah, pada malam ini saya menyerahkan amanah membantu ibu kartani yang telah tertipu tadi pagi oleh uang mainan senilai 250 ribu yang memborong dagangan beliau,” cerita Taufiq Marzuki.

Hasil penggalangan donasi secara online dari para anggota salah satu grup facebook di Lumajang itu terkumpul senilai Rp 800 ribu, yang kemudian diserahkan Taufik kepada nenek Kartani. (min).

  • Bagikan