Banyuwangi | JATIMONLINE.NET,- Kegiatan tahunan “Sound Horeg” kembali digelar di Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Acara ini berlangsung selama dua hari, yakni pada Sabtu dan Minggu, tanggal 5 dan 6 April 2025. Tradisi ini telah menjadi ajang hiburan sekaligus silaturahmi bagi warga setempat, khususnya kalangan pemuda dan para pengusaha sound system.

Sebanyak 20 tim sound horeg ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Masing-masing tim menampilkan kekuatan sound system mereka di lapangan terbuka yang telah disiapkan oleh panitia desa. Ribuan penonton dari dalam dan luar desa turut memadati lokasi untuk menyaksikan kemeriahan acara ini. “Ini bukan hanya soal suara keras, tapi juga soal kebersamaan dan kreativitas,” ujar salah satu peserta.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan, pihak panitia bekerja sama dengan aparat keamanan dari berbagai unsur. Personel gabungan dari Polsek Muncar, TNI, Linmas, serta Pemerintah Desa Sumbersewu dikerahkan selama dua hari penuh. Mereka berjaga di titik-titik strategis untuk mengatur lalu lintas dan mencegah potensi gangguan keamanan.

Kapolsek Muncar, AKP Mujiono, menyatakan bahwa pengamanan sudah direncanakan dengan matang jauh hari sebelumnya. “Kegiatan tetap digelar, namun dengan konsekuensi harus tetap aman dan kondusif,” tegasnya. Ia juga mengimbau masyarakat agar ikut menjaga ketertiban selama acara berlangsung dan tidak membawa barang-barang terlarang.

Antisipasi terhadap gangguan keamanan seperti kemacetan, pencurian, tawuran, hingga penyalahgunaan minuman keras dan narkoba menjadi prioritas utama aparat. “Kami sudah siapkan pengamanan terpadu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambah AKP Mujiono. Koordinasi lintas sektor juga dilakukan untuk memperlancar jalannya acara.

Masyarakat tampak antusias menyambut acara ini, yang memang sudah menjadi bagian dari budaya desa. Para pedagang lokal juga meramaikan area sekitar lapangan dengan menjajakan makanan dan minuman, menciptakan suasana layaknya pesta rakyat. “Setiap tahun kami tunggu-tunggu momen ini. Anak-anak muda bisa mengekspresikan diri dan warga bisa hiburan,” kata seorang warga.

Dengan pengamanan ketat dan semangat gotong royong dari seluruh pihak, acara “Sound Horeg” di Sumbersewu diharapkan terus menjadi simbol kekompakan masyarakat. Tradisi ini bukan hanya soal kompetisi suara, tapi juga tentang menjaga kebersamaan, budaya lokal, dan keamanan lingkungan secara bersama-sama. (ran/nas).