Usai Dilantik Sebagai Pj Bupati Sidoarjo, Dr. Hudiyono M.Si Targetkan Sidoarjo Segera Jadi Zona Kuning Covid-19

  • Bagikan
Pj. Bupati Sidoarjo, Dr. Hudiyono, M.Si (depan)
saat gelar rapat di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo

Sidoarjo | JATIMONLINE.NET,- Status wilayah dengan resiko penularan Covid-19, Kabupaten Sidoarjo saat ini masih berada di zona orange (resiko sedang). Untuk menuju ke zona kuning (penularan yang mampu dilokalisir), Kabupaten Sidoarjo masih Kurang 0,18. Upaya percepatan penanganan Covid-19 terus dilakukan, Koordinasi percepatan penanganan Covid-19 dengan pihak-pihak terkait juga terus laksanakan.

Dr. Hudiyono M.Si, yang kini ditunjuk sebagai Pj Bupati Sidoarjo, di awal masa kerjanya langsung menggelar rapat perkembangan penanganan Covid-19 usai dilantik. Rapat digelar dipendopo Delta Wibawa pada Kamis (01/10/2020) malam. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji serta Dandim 0816 Sidoarjo M. Iswan Nusi serta Sekda Sidoarjo Achmad Zaini hadir dalam kegiatan tersebut. Seluruh Kapolsek yang ada di Kabupaten Sidoarjo dihadirkan untuk mencocokkan data penanganan Covid-19 yang didapat dilapangan.

Pj Bupati Sidoarjo menekankan, indikator utama penanganan Covid-19 ada pada zona yang ditetapkan. Zona merah, kuning dan oranye menjadi rapor Kabupaten/Kota dalam menangani Covid-19 diwilayahnya. Menurutnya harus ada tindakan yang disepakati bersama untuk dapat menghentikan pandemi. Dirinya tidak menginginkan ada permainan data untuk merubah zona yang diharapkan.

Pasalnya data itu akan menjadi dasar kebijakan Pemprov Jawa Timur maupun pemerintah pusat dalam penanganan Covid-19. Setelah pengelompokan data dilakukan, dirinya akan segera berkonsolidasi dengan Pemprov Jatim maupun pemerintah pusat. Harapannya dari data tersebut keputusan yang diambil tidak akan salah dalam menetapkan zona disuatu wilayah.

“Kolaborasi dengan semua pihak menjadi kunci keberhasilan dalam menangani pandemi Covid-19. Percepatan penanganan Covid-19 tidak dapat dilakukan sendiri, dibutuhkan kerjasama,” tegas Hudiyono.

Di Tempat yang sama, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji mengatakan upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo sudah dilakukan mati-matian. Membuat masyarakat mentaati protokol kesehatan Covid-19 juga terus dilakukan. Operasi yustisi masih rutin digelar, dengan tujuan agar masyarakat patuh dan disiplin terhadap protokol kesehatan.

Kapolres Sidoarjo, Kombespol Sumardji (pegang mik)

“Data dari Dinas Kesehatan kita cek langsung di lapangan, untuk mengecek kondisi yang sebenarnya. Apa yang terjadi dilapangan harus disampaikan apa adanya. Nantinya data tersebut akan disingkronkan di posko digital Covid-19 yang ada di Mapolresta,” jelas Kombespol Sumardji.

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo drg. Syaf Satriawarman mengatakan Kabupaten Sidoarjo dinyatakan zona orange sudah sejak tanggal 13 September. Pada saat itu angkanya masih 1,81. Angka tersebut sedikit sekali perbedaannya dengan zona merah. Sampai saat ini Kabupaten Sidoarjo masih dinyatakan zona orange. Untuk menjadi menjadi zona kuning butuh angka 2,41 – 3,0 atau kurang 0,18 lagi.

Profil Pj Bupati Sidoarjo, Dr. Hudiyono M.Si, Dikenal Sebagai Sosok Pekerja Keras yang Peduli Pendidikan

Dr. Hudiyono M.Si

Pj. Bupati Sidoarjo, Hudiyono mengawali karir sebagai PNS mulai tahun 1985, diterima CPNS dengan golongan II/a sebagai staf di kanwil depdikbud propinsi Jawa Timur dengan gaji setiap bulan Rp. 21.200.

Setelah mengabdi selama 35 tahun lamanya, kenyang akan pengalaman di birokrasi, pria kelahiran Surabaya ini dipercaya Gubernur Khofifah menjadi Pj. Bupati Sidoarjo menggantikan Plh. Bupati Sidoarjo Achmad Zaini.

Prosesi pelantikan oleh Gubernur Jawa Timur

Alumni Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ini selain dikenal pekerja keras juga peduli dengan pendidikan. Tidak puas dengan gelar Sarjana, Hudiyono melanjutkan pendidikannya di Universitas Gadjah Mada Jogjakarta mengambil jurusan psikologi dan berhasil meraih gelar Master.

Dalam masa kerjanya, Hudiyono lebih banyak konsentrasi di dunia pendidikan. Lebih dari 30 tahun mengurusi pendidikan di Jawa Timur. Meski usia sudah tak muda lagi, tahun 2016 Hudiyono melanjutkan sekolah S3 di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya dan berhasil meraih gelar doktor ilmu administrasi fakultas ilmu sosial dan politik.

Sebelum menjadi Pj. Bupati Sidoarjo, Hudiyono adalah Kepala Biro Administrasi Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi Jawa Timur merangkap Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Hudiyono diambil sumpah dan dilantik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berdasarkan surat keputusan No. 131.35-3067 Tahun 2020 Tanggal 29 September 2020 tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Sidoarjo Prov. Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya, pada Kamis (01/10/2020).

Dr. Hudiyono, M.Si bersama istri Hj. Muzayiningsih Hudiyono

Dibalik keberhasilan seorang suami ada sosok seorang istri yang dengan setia dan sabar mendampingi. Sosok itu adalah Hj. Muzayiningsih Hudiyono yang ikut dilantik sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo menggantikan Ida Nur Ahmad Syaifuddin. Muzayiningsih dilantik oleh Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur sekaligus Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak.

“Setelah ini kita akan rapat paripurna dengan DPRD Sidoarjo, akan kita sampaikan masukan-masukan sesuai dengan arahan Ibu Gubernur terkait penanganan Covid-19 di Sidoarjo. Kita akan lakukan pergerakan masif di daerah-daerah untuk menekan penyebaran Covid-19,” tegas Hudiyono. (Ries).

  • Bagikan