Beli Alkohol di Apotik Buat Campuran Minuman, Dua Orang Pria di Malang Tewas

  • Bagikan
Proses evakuasi Korban

Kota Malang,- Dua orang laki-laki di Klojen, Kota Malang, meregang nyawa setelah mengkonsumsi alkohol yang dicampur sendiri dengan air mineral dan teh kemasan. Peristiwa terjadi pada  Jumat (03/04/2020).

Penemuan mayat bernama Misto Slamet (53), warga Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, dan Ibnu (45), warga Permanu, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, dilaporkan oleh Agung Susilo (44), warga Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Agung ternyata merupakan teman kedua korban yang sebelumnya pesta miras bersama kedua temannya yang tewas tersebut sehari sebelumnya.

Sehari sebelum kejadian, Agung bersama dua korban bersepakat masing-masing mengeluarkan uang 10 ribu untuk membeli alkohol 70 persen di apotek. Kedua botol alkohol kemudian digunakan untuk pesta miras dengan mencampur alkohol dengan teh dan air mineral hingga sore pukul 14.00 WIB.

Setelah meminum bersama kedua temannya, Agung  meninggalkan keduanya di lokasi. Sedangkan Slamet dan Ibnu tetap berada di lokasi karena merasa pusing dan hendak tidur. Sebelum maghrib, Agung kembali lagi menemui kedua temannya, yang saat itu menurut Agung masih sadar dan ketiganya mengobrol hingga malam. Agung berpamitan pulang malam Sekitar pukul 20.30 WIB, Sementara dua temannya tetap berada di lokasi.

Esok harinya Jumat sekitar pukul 06.00 WIB pagi, Agung yang bekerja sebagai tukang parkir, kembali menengok dua temannya dengan membawa sebungkus nasi untuk sarapan mereka. Namun sampai di lokasi, Agung terperanjat karena dua temannya dalam kondisi tidur bersebelahan dan sudah bernyawa.

Kapolsek Klojen Kompol Fathur Rochman menjelaskan dari informasi yang didapatkan di lokasi, dua korban memang sering meneggak miras.

“Tanda-tanda kekerasan tidak ada. Apalagi terkait virus yang kini lagi marak yaitu corona. Menurut keterangan saksi, mereka memang yang sering minum minuman keras disini, diduga meninggal karena itu,” katanya.

Jasad Slamet dan Ibnu kini telah dievakuasi ke kamar jenazah RSSA Kota Malang untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti penyebab kematian dua korban. Sedangkan Agung dibawa ke polres untuk pemeriksaan lebih lanjut. (san).

  • Bagikan