Diguyur Hujan Berjam-jam, Longsor Terjang Dusun Jembul Mojokerto
Mojokerto | JATIMONLINE.NET,- Hujan deras yang turun selama berjam-jam memicu terjadinya tanah longsor di Dusun Jembul, Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Rabu (21/1/2026) malam. Akibat kejadian tersebut, satu rumah warga mengalami kerusakan di bagian belakang, sementara saluran air desa sempat terputus.
Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, setelah wilayah Jatirejo diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Kondisi tanah yang jenuh air diduga menjadi penyebab utama pergerakan tanah di kawasan tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, mengatakan hujan berkepanjangan membuat struktur tanah menjadi tidak stabil.
“Berdasarkan pantauan cuaca melalui aplikasi BMKG Juanda, hujan berlangsung cukup lama. Kondisi ini membuat tanah labil dan akhirnya terjadi longsor,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).
Longsor pertama dilaporkan terjadi di RT 04 RW 02 Dusun Jembul, menimpa bagian belakang rumah milik Yono. Material tanah menutup area sepanjang kurang lebih empat meter dengan ketinggian sekitar tiga meter. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Tak jauh dari lokasi pertama, longsor juga terjadi di titik lain yang berdampak pada putusnya pipa saluran air desa serta tertutupnya jalur irigasi. Pada lokasi ini, material longsoran memiliki panjang sekitar 20 meter dengan tinggi mencapai 10 meter, sehingga sempat mengganggu pasokan air bagi warga.
“Untuk kerugian material masih kami data. Yang pasti, tidak ada korban jiwa,” tegas Khakim.
Setelah kejadian, tim gabungan BPBD, TNI, Polri, relawan, dan warga setempat langsung melakukan penanganan darurat. Pembersihan material longsor dilakukan secara bertahap, termasuk perbaikan pada rumah warga yang terdampak.
Di lokasi rumah terdampak, tim membangun kembali dinding belakang rumah dengan material yang disiapkan pemerintah desa. Sementara itu, di titik longsor kedua, warga bergotong royong membersihkan sisa tanah hingga saluran air kembali berfungsi normal.
BPBD Mojokerto mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan bencana.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada saat hujan lebat dan segera melapor jika muncul tanda-tanda longsor, karena potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi,” pungkasnya. (sis).


Tinggalkan Balasan