DPRD Sumenep Sebut Kepercayaan Masyarakat terhadap Covid-19 Rendah

  • Bagikan
Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir saat dimintai keterangan media

Sumenep | JATIMONLINE.NET – Ketua DPRD Sumenep, Jawa Timur, Abdul Hamid Ali Munir, mengatakan, setiap hari kasus virus corona atau Covid-19 terus bertambah. Demikian menyusul seiring dengan kepercayaan masyarakat terhadap Covid-19 rendah.

Abdul Hamid mengaku bahwa saat ini masyarakat sudah mulai sedikit tidak percaya dengan adanya virus Corona. Buktinya masyarakat dalam menjaga tingkat kedisiplinan protokol kian hari, kian susah diatur.

“Kepercayaan masyarakat kan sudah mulai menurun soal Covid-19,” kata Abdul Hamid dalam rilisnya yang diterima Jatimonline.net, Kamis (31/12).

Menurutnya, kondisi demikian juga berdampak pada ketidakpercayaan masyarakat di bidang kesehatan. Sebab, apabila masyarakat sakit, mereka enggan berobat ke rumah sakit.

“Memang ada masyarakat yang sakit dan mereka takut untuk ke rumah sakit, karena takut diklaim Covid-19,” ungkap Politisi PKB tersebut.

Meski begitu, pihaknya tetap mengapresiasi kinerja Tim Satgas Covid-19 yang telah bekerja secara optimal dalam menangani pandemi. Ia mengajak untuk memberi edukasi yang baik kepada masyarakat.

Disamping edukasi, sambungnya, pemberlakuan sanksi secara tegas juga harus dilakukan oleh Tim Satgas untuk menimbulkan efek jera kepada pelanggar protokol.

“Bukan dalam rangka mendapatkan uang, akan tetapi dalam rangka untuk memberikan penyadaran agar masyarakat benar-benar patuh terhadap rambu-rambu Covid-19,” imbuhnya.

Sebelumnya, data terakhir dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Sumenep, merilis bahwa dalam peta sebaran Covid-19 tertanggal 28 Desember 2020 kemarin, kasus Covid-19 mencapai 1130 orang.

Dilanjut dengan suspek yang mencapai 23 kasus, terkonfirmasi selesai isolasi 858, dan terkonfirmasi meninggal mencapai 70. Dari 27 kecamatan di Sumenep, 10 kecamatan berstatus zona orange, 7 zona hijau, 9 zona kuning, dan 1 zona merah. (rus).

  • Bagikan