KKN IAI Al-Khoziny Resmi Diterjunkan di Banjarpanji, Siap Mengabdi untuk Masyarakat
Sidoarjo | JATIMONLINE.NET,- Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam (IAI) Al-Khoziny Sidoarjo resmi dimulai di Desa Banjarpanji, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Pembukaan ditandai dengan acara serah terima mahasiswa dari kampus kepada Pemerintah Desa Banjarpanji.
Acara penerimaan berlangsung di Balai Desa Banjarpanji dan dihadiri Kepala Desa Banjarpanji Dra. Hj. Siti Mutmainnah, perangkat desa, tokoh masyarakat, Karang Taruna, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Nurlailyanna Bisri, M.Pd.I., serta seluruh peserta KKN.
Kegiatan dibuka dengan pembacaan Surah Al-Fatihah, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.
Koordinator Desa (Kordes) KKN IAI Al-Khoziny, Kevin Maula, dalam sambutannya menegaskan KKN dimaknai lebih dari sekadar kewajiban akademik.
“Bagi kami, Kuliah Kerja Nyata bukan hanya sebuah kewajiban akademik ataupun program pengabdian semata. Lebih dari itu, KKN merupakan wadah pembelajaran yang sesungguhnya, tempat kami belajar hidup bersama masyarakat, memahami berbagai persoalan yang ada, serta berupaya memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan kemampuan yang kami miliki,” ujar Kevin.


Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Nurlailyanna Bisri, M.Pd.I., secara resmi menyerahkan mahasiswa kepada pemerintah desa. Ia memohon arahan dan bimbingan dari masyarakat selama satu bulan pelaksanaan KKN.
“Namanya juga anak muda, seperti umumnya pasti ada saja tingkah dan kekurangannya. Bila perlu bisa disentil sedikit saja sebagai bentuk pengingat dan pembelajaran bagi mereka,” tutur Nurlailyanna.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Desa dan warga Banjarpanji yang telah menerima mahasiswa dengan terbuka.
Kepala Desa Banjarpanji, Dra. Hj. Siti Mutmainnah, menyatakan pihaknya menerima dengan baik kehadiran mahasiswa dan siap mendukung penuh program kerja KKN. Ia juga meminta maaf apabila fasilitas desa masih terbatas.
Dalam kesempatan tersebut, Siti Mutmainnah memperkenalkan jajaran perangkat desa, tokoh masyarakat, dan Karang Taruna yang akan menjadi mitra kolaborasi mahasiswa selama pengabdian.
Mahasiswa KKN IAI Al-Khoziny dijadwalkan akan menjalankan sejumlah program kerja di bidang pendidikan, keagamaan, kesehatan, lingkungan, sosial kemasyarakatan, hingga publikasi dan dokumentasi.
Acara pembukaan ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran seluruh rangkaian KKN selama kurang lebih satu bulan ke depan. (min).


Tinggalkan Balasan