Pemancing di Blitar Tewas, Posisi Tubuh Terlihat Janggal, Diduga Terkena Serangan Jantung

  • Bagikan
Polisi saat melakukan olah TKP di Lokasi

Blitar | JATIMONLINE.NET,- Warga di lingkungan Purworejo, Kelurahan, Sutojayan, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar dihebohkan dengan temuan sosok jasad pemancing yang terjungkal ke sungai.

Anehnya posisi tangan kanan jasad korban itu masih memegang stik pancing.Posisi tubuh pemancing itu tak wajar, kepalanya berada di air sedang tubuhnya di darat, tak jauh dari tempat duduknya saat melempar kail pancingnya.

Pemancing yang kemudian diketahui bernama Feri Ashari, itu, masih berusia 32 tahun, diduga korban terkena serangan jantung. Hal itu hasil olah kejadian perkara di lokasi pemancingan yang dilakukan Polres Blitar.Dugaan itu juga diperkuat dengan adanya obat jantung di ada dalam tas Feri yang ditemukan polisi.

“Posisi korban seperti itu, kemungkinan ya terjatuh dulu saat melempar senar pancingnya,” kata AKP Agus Sutanto, Kapolsek Sutojayan, Selasa (09/11/2021).

Terkait penyebab kematian korban, menurutnya, tak ditemukan kejanggalan. Apalagi menurut penuturan keluarga, korban diketahui punya riwayat penyakit jantung.

Lokasi memancing korban sebenarnya tak jauh dari kediamannya, hanya sekitar 2 kilometer.

Jasad korban pertama kali ditemukan petang menjelang Magrib oleh Ny Sriantun (47), yang rumahnya di dekat lokasi, yaitu di Kali Rau, Kelurahan Sutojayan, Kecamatan Sutojayan.

Korban sebenarnya pada siang harinya bertemu dengan Ny Sri saat baru datang akan memancing. Karena lokasi korban memancing memang dekat dengan rumah Ny Sri.

Sore hari menjelang Magrib, Ny Sri akan memetik nangka muda atau tewel, yang kebetulan pohonnya berada di tepi kali itu.

Lokasi pohon berada di dekat tempat duduk korban memancing. Ny Sri menjerit kaget saat melihat tubuh korban sudah ambruk ke tepi kali, yang airnya agak deras karena diguyur hujan selama beberapa hari.

Masih menurut Kapolsek Sutojayan, warga yang mendengar jeritan Ny Sri kemudian berdatangan ke lokasi dan mengevakuasi jasad korban. (edi/contr).

  • Bagikan