Usai Bahas Sinergi 2 Jam di KPK, Ketua BGN Menghilang dari Hadapan Media
Jakarta | JATIMONLINE.NET,- Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026). Ia tiba sekitar pukul 10.30 WIB bersama Wakil Ketua BGN Agustina Arumsari serta Mayjen (Purn) TNI Trenggono.
Ketiganya datang menggunakan dua mobil berwarna hitam dan tampil seragam dengan kemeja putih berlengan panjang. Kehadiran mereka langsung disambut Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminudin, yang kemudian mengantar rombongan menuju ruang pertemuan.
Sebelum memasuki gedung, awak media sempat menanyakan maksud kedatangan mereka. Namun Nanik hanya memberikan jawaban singkat. “Kerja sama,” ujarnya tanpa penjelasan lebih lanjut.
Trenggono yang berada di sampingnya juga enggan berbicara banyak. Saat didesak wartawan, ia hanya menanggapi singkat, “Nanti ya,” sembari berjalan masuk mengikuti rombongan.
Pertemuan tersebut memang telah dijadwalkan sebelumnya dan berlangsung secara tertutup selama kurang lebih dua jam. Agenda utama yang dibahas adalah penguatan sinergi antara BGN dan KPK dalam pengawasan serta upaya pencegahan tindak pidana korupsi.
Sekitar pukul 12.44 WIB, pertemuan dinyatakan selesai. Namun situasi berubah ketika rombongan keluar dari gedung. Dari tiga pejabat yang datang bersama, hanya Agustina Arumsari yang muncul di hadapan wartawan, didampingi Aminudin.
Ketidakhadiran Nanik dan Trenggono pun langsung memicu pertanyaan. Para jurnalis berulang kali menanyakan keberadaan keduanya. “Ibu Nanik di mana? Kenapa tidak ikut?” tanya wartawan di lokasi.
Namun Agustina tidak memberikan jawaban apa pun. Ia memilih diam dan menghindari pertanyaan yang diajukan. Bahkan saat ditanya kembali, “Apakah masih di dalam atau sudah keluar lewat jalur lain?”, ia tetap tidak merespons.
Tanpa penjelasan, Agustina segera mengakhiri sesi singkat tersebut dan meninggalkan area Gedung KPK. Sikap tertutup ini membuat awak media belum mendapatkan kejelasan mengenai hasil pertemuan maupun alasan absennya Ketua BGN dari sesi wawancara. (ras/min).


Tinggalkan Balasan