Diduga Sedang Ada Masalah Keluarga, Pria Asal Surabaya Bunuh Diri di Jembatan Splendid Malang

Proses evakuasi jenazah korban bunuh diri di Malang

Malang | JATIMONLINE.NET,- Sebelumnya jagad dunia maya sempat dihebohkan dengan berita tentang sepasang suami istri yang bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan di jalan Kahuripan Kota Malang pada Selasa (28/6/2022).

Akan tetapi berita yang sempat viral di dunia maya itu ternyata tidak sepenuhnya benar. Kapolsek Klojen, Kompol Domingos Ximenes mengkonfirmasi bahwa hanya ada satu orang yang melakukan aksi tersebut.

Saat ditemukan, jenazah diketahui tanpa identitas dengan hanya memakai kaus kutang dan celana dalam. Korban mengalami luka lecet pada kaki, punggung dan pelipis mata.

Kapolsek juga telah mengungkap identitas jasad pria dievakuasi dari Sungai Brantas, tepatnya di bawah Jembatan Majapahit atau Jembatan Splendid. Jasad tersebut beridentitas Hari Alamsyah (78), warga Tambaksari, Surabaya.

Domingos memastikan korban meninggal dunia akibat bunuh diri dengan melompat dari jembatan. Jasad korban telah ditemukan mengapung di bawah jembatan Jalan Majapahit, dan kemudian dievakuasi tiga warga setempat.

“Itu murni bunuh diri, hanya satu orang. Informasi yang berkembang ada dua orang sama perempuan, itu tidak benar,” kata perwira polisi yang akrab disapa Dom itu.

Dom menjelaskan, korban sempat berpamitan kepada ponakannya akan pergi ke Malang dari Surabaya untuk menemui salah satu temannya. Diduga sebelumnya, korban ada masalah keluarga. Kepergian korban ke Malang ternyata bukan untuk menemui temannya, akan tetapi hendak bunuh diri.

“Korban habis bertengkar sama istrinya. Kemudian korban berpamitan ke ponakannya mau ke Malang pada 26 Juni. Korban bilang mau ke temannya di Malang dan tidak akan balik lagi ke Surabaya. Hari ini jenazah korban akan dibawa ke Surabaya,” pungkas Dom. (san/min).