Heboh! Megawati Hangestri dan 14 Atlet Voli Putri Ini Dikumpulkan di Padepokan Rahasia untuk Target Medali Emas!
Surabaya | JATIMONLINE.NET,– Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) membuat kejutan dengan memanggil 15 pemain voli putri senior untuk mengikuti Pelatnas (Pemusatan Latihan Nasional) di Padepokan Voli Jenderal Kunarto, Sentul, mulai 20 Mei 2025. Nama besar seperti Megawati Hangestri Pertiwi, atlet muda berbakat dari Jawa Timur, menjadi sorotan karena masuk dalam daftar seleksi. Kabar ini langsung viral di media sosial, dengan tagar #TimnasVoliPutri dan #MegawatiVoli trending di Twitter.
Daftar 15 pemain terpilih diumumkan secara resmi oleh PBVSI pada Jumat (17/5/2025). Selain Megawati, nama-nama seperti Eris Septia Wulandari (Jakarta), Yolla Yuliana (Jawa Barat), dan Risna Fadilah (Jawa Timur) juga masuk dalam skuad. Pemilihan pemain didasarkan pada evaluasi performa selama Proliga 2025 dan potensi adaptasi dengan strategi pelatih kepala Octavian. “Kami ingin tim yang tidak hanya punya teknik, tapi juga mental baja,” kata Octavian dalam konferensi pers.
Pelatnas kali ini bertujuan mempersiapkan timnas untuk tiga agenda internasional: AVC Women’s Volleyball Nations Cup (7–14 Juni 2025 di Hanoi, Vietnam), Women’s SEA V League 2025 (Leg 1: 1–3 Agustus di Thailand; Leg 2: 8–10 Agustus di Vietnam), dan SEA Games 2026. Target utama adalah meraih medali emas setelah pada SEA Games 2023 hanya menyabet perunggu.
Megawati Hangestri Pertiwi, yang baru berusia 22 tahun, menjadi pembicaraan karena kariernya yang melesat cepat. Sejak debut di Proliga 2023, ia dikenal karena servis akurat dan pukulan kerasnya. Di media sosial, akun @VolifansID menulis, “Megawati calon bintang voli Indonesia! Semoga di Pelatnas bisa tunjukkan taringnya!” Sementara itu, akun @SultanVoli menantang: “Bisa nggak dia bersinar tanpa tekanan media?”
Padepokan Voli Jenderal Kunarto di Sentul disulap menjadi markas tempur. Fasilitas latihan lengkap, dari lapangan indoor hingga gym khusus, akan digunakan untuk meningkatkan daya tahan fisik dan teknik para atlet. Pelatih Octavian menegaskan, “Kami tidak hanya latih teknik, tapi juga mental. Lawan di Vietnam dan Thailand sangat tangguh.”
Namun, keputusan PBVSI memanggil 15 pemain menuai kritik. Mantan pelatih timnas, Indra Perdana Sinaga, menyebut seleksi terlalu fokus pada nama besar. “Ada banyak pemain muda potensial di luar daftar ini. Jangan hanya cari aman,” ujarnya di podcast Sport Today. Di sisi lain, fans berharap pelatih Octavian bisa membawa perubahan signifikan setelah hasil kurang maksimal pada turnamen sebelumnya.
Kabar ini juga memicu nostalgia publik pada era kejayaan voli putri Indonesia di 2010-an. Akun @Generasi90an menulis, “Dulu ada Aprilia Manganang, sekarang Megawati. Semoga titik balik prestasi!” Sementara itu, netizen membandingkan skuad voli putri dengan tim basket 3×3 yang baru saja meraih medali emas di SEA Games.
PBVSI optimistis target medali emas bisa tercapai. Wakil Ketua PBVSI, Arya Sinulingga, mengatakan, “Kami siapkan program latihan intensif dan uji coba internasional. Tim ini punya semangat luar biasa!” Dengan dukungan publik yang melonjak, tekanan tinggi pun menanti Megawati dan kawan-kawan. Pertanyaannya: Siapkah mereka menghadapi ekspektasi yang besar? (man).


Tinggalkan Balasan