Pria di Situbondo Sempat Hilang Usai Loncat dari Motor Saat Dibonceng Ayahnya
Situbondo | JATIMONLINE.NET,- Seorang pria bernama Abdur Rasid (29), warga Desa Cottok, Kecamatan Kapongan, sempat dilaporkan hilang setelah bertindak di luar dugaan dengan melompat dari sepeda motor dan berlari ke arah semak-semak di tepi Sungai Sampean Baru, Jumat (15/5/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi saat korban tengah dibonceng ayah angkatnya menuju pusat kota. Namun saat melintas di Jalan Raya Kotakan, korban tiba-tiba turun dari kendaraan dan berlari menjauh.
“Korban meloncat dari motor lalu langsung lari ke semak-semak di pinggir sungai,” ujar Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono.
Upaya pengejaran sempat dilakukan oleh ayah angkatnya, namun korban menghilang di area semak yang cukup lebat. Pihak keluarga kemudian meminta bantuan warga hingga akhirnya laporan diteruskan ke BPBD.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Tagana, TNI, Polri, perangkat desa, dan warga setempat langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
“Tim langsung bergerak melakukan pencarian di beberapa titik di sekitar Sungai Sampean Baru,” jelas Puriyono.
Di tengah proses pencarian, informasi dari warga menjadi petunjuk penting. Seorang warga bernama Tiku mengaku melihat pria dengan ciri-ciri serupa korban di wilayah Kalibagor.
Informasi tersebut segera ditindaklanjuti oleh tim di lapangan. Sekitar pukul 20.00 WIB, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
“Korban ditemukan dan langsung dievakuasi ke rumah anggota Kodim sebelum dipertemukan kembali dengan keluarganya,” kata Puriyono.
Dari hasil identifikasi keluarga, pria tersebut dipastikan adalah Abdur Rasid yang sebelumnya dilaporkan hilang. Ia kemudian dibawa pulang ke kediamannya.
Puriyono menambahkan, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan berupa depresi. Meski demikian, dalam kejadian ini tidak ada korban luka maupun kerugian material.
“Alhamdulillah korban ditemukan selamat dan sudah kembali ke keluarganya,” pungkasnya. (kid/cntr).


Tinggalkan Balasan