Terpilih Dalam penunjukan Muscab PKB, Duet Gus Irsyad – Gus Mujib Siap Menangkan Kembali PKB Pasuruan

  • Bagikan
Gus Irsyad terpilih sebagai Ketua Dewan Tanfidz Dan Gus Mudjib sebagai Ketua Dewan Syuro, dalam Muscab DPC PKB Kabupaten Pasuruan

Pasuruan | JATIMONLINE.NET,- Gelaran Muscab (Musyawarah Cabang) DPC PKB Kabupaten Pasuruan, Minggu, 7 Maret 2021 berlangsung singkat. Musyawarah Cabang yang dihadiri perwakilan DPP PKB, Amin Said Husni tersebut diselenggarakan di halaman Gedung Addakhil, Graha Gus Dur, Kantor DPC PKB Kabupaten Pasuruan.

Dalam Muscab tersebut, H. Irsyad Yusuf (Gus Irsyad) kembali terpilih untuk memimpin DPC PKB Kabupaten Pasuruan periode 2021 – 2026, secara aklamasi, melalui penunjukan oleh DPP PKB.

Gus Irsyad terpilih sebagai Ketua Dewan Tanfidz, sedangkan KH. Mujib Imron (Gus Mujib) terpilih sebagai Ketua Dewan Syuro. Untuk Sekretaris tetap H. Sudiono Fauzan (Mas Dion). Sedangkan Sekretaris Dewan Syuro H.M Fadilllah Nashor. Adapun Bendahara Dewan Tanfidz adalah Dra. Hj. Wiwik Wahyuni.

Muscab DPC PKB Pasuruan tersebut berlangsung tidak seperti biasanya. Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Ami) menyampaikan pidato politiknya dalam sambutan pembukaan Muscab secara daring yang disampaikan secara serentak seluruh DPC se Jawa Timur yang pada siang itu juga menggelar Muscab secara serentak.

Sambutan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar secara daring

Dalam pandangan umum DPAC PKB se Kabupaten Pasuruan, disampaikan salah satu Ketua DPAC yang mewakili seluruh DPAC, dan menerima laporan kinerja dan pertanggung jawaban DPC PKB Kabupaten Pasuruan Perioede 2016 – 2021.

Dalam keterangan persnya, Gus Irsyad menuturkan, bahwa ia beserta jajaran pengurus DPC PKB menerima penetapan kepengurusan yang ditunjuk oleh DPP PKB. Gus Irsyad berjanji, dalam pemilu kedepan PKB Pasuruan yang dipimpinnya akan kembali memenangkan pemilu legislatif kedepan.

Kaitannya pemilihan Ketua Tanfidz dan Dewan Syuro secara penunjukan, tidak dipilih oleh DPAC, Gus Irsyad yakin bahwa model pemilihan seperti ini bisa mengurangi potensi konflik internal yang mungkin akan terjadi.

“PKB ini mengikuti filosofi tawon ya. Jadi tawon itu akan mengikuti pemimpinnya kemanapun saja. Disamping tawon itu juga akan “mengentop” siapa saja bagi orang yang mengganggunya,” terang Gus Irsyad. (mnr).

  • Bagikan