Kecelakaan Bus dan Mobil di Tambakboyo Tuban, Dua Orang Tewas di Tempat
Tuban | JATIMONLINE.NET,- Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah bus antarkota dan mobil pribadi terjadi di ruas Jalan Tuban–Bancar, wilayah Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, pada Kamis malam (1/1/2026). Peristiwa tersebut menewaskan dua orang di lokasi kejadian.
Kecelakaan melibatkan Bus PO Jaya Utama rute Surabaya–Semarang dengan nomor polisi L 7693 UV dan mobil Suzuki Karimun bernopol S 1774 GA. Bus tersebut dikemudikan Bambang Sutrisno (42), warga Dusun Langkap, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Sementara mobil Suzuki Karimun dikendarai M Fatkhul Bahri (30), warga Desa Gadon, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistiono, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat bus melaju dari arah barat menuju timur.
“Bus berjalan dari barat ke timur dan berusaha mendahului truk boks yang melaju searah di depannya. Identitas truk tersebut belum diketahui,” kata Iptu Eko, Jumat (2/1/2026).
Dalam upaya mendahului tersebut, bus mengambil jalur kanan. Namun ruang yang tersedia dinilai tidak mencukupi sehingga terjadi benturan dengan mobil Suzuki Karimun yang datang dari arah berlawanan.
“Ketika bus sudah berada di jalur kanan dan jarak tidak memungkinkan, kemudian terjadi tabrakan dengan Suzuki Karimun,” jelasnya.
Mobil Suzuki Karimun diketahui melaju dari arah timur ke barat dengan membawa tiga penumpang, masing-masing Nur Aeni Mega Oktavia (26), Azka (17), dan Arifin (50).
Benturan keras mengakibatkan pengemudi mobil, M Fatkhul Bahri, serta salah satu penumpangnya, Nur Aeni Mega Oktavia, warga Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, meninggal dunia di tempat kejadian. Dua penumpang lainnya mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke RSUD dr. Koesma Tuban untuk mendapatkan perawatan.
“Jenis kecelakaan merupakan tabrak depan dan kerugian materiil ditaksir sekitar Rp20 juta,” ujar Eko.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara serta keterangan sejumlah saksi, polisi menduga kecelakaan dipicu oleh kurangnya konsentrasi pengemudi bus saat melakukan manuver mendahului kendaraan di depannya.
“Faktor yang memengaruhi kecelakaan diduga karena pengemudi bus PO Jaya Utama tidak penuh konsentrasi ketika mendahului,” pungkasnya. (ras/cntr).


Tinggalkan Balasan