Pertegas Peran Pemuda sebagai Penggerak Perubahan

Sidoarjo | JATIMONLINE.NET,- Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) se-Jawa Timur berlangsung meriah di GOR Delta Sidoarjo, Minggu (17/05/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang (PC) PMII Sidoarjo ini dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Pengurus Besar (PB) PMII, Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur, hingga perwakilan pemerintah daerah dan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) PMII Sidoarjo.

Sejumlah tokoh turut memeriahkan acara, di antaranya Habib Abdullah Hamid, Gus Faiz Albar, serta musisi Iksan Skuter. Rangkaian kegiatan diawali dengan konser Iksan Skuter pada pukul 16.00 WIB yang terbuka untuk umum dan menarik antusiasme masyarakat serta kader PMII dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Memasuki malam hari, jumlah peserta terus bertambah. Meja registrasi dipadati kader PMII dan masyarakat umum yang hadir dalam kegiatan tersebut. Acara inti kemudian dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Syubbanul Wathan, dan Mars PMII yang berlangsung khidmat.

Ketua Umum PB PMII, M. Shofiyulloh Cokro, dalam sambutannya menegaskan bahwa kader PMII memiliki peran strategis sebagai penentu masa depan bangsa sekaligus pelaku sejarah, khususnya dalam gerakan kepemudaan.

Senada dengan itu, Ketua PKC PMII Jawa Timur, M. Ivan Akiedozawa, menyampaikan bahwa kader PMII bukanlah kelompok pasif, melainkan penggerak perubahan yang konsisten menyuarakan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, seperti tasamuh (toleransi), tawazzun (keseimbangan), tawassuth (moderasi), dan ta’adul (keadilan). “Kader PMII merupakan penggerak yang terus menyuarakan perubahan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Ketua PC PMII Sidoarjo, Alfien Ananta, menyebut kegiatan ini sebagai momentum bersejarah bagi PMII di Sidoarjo. Ia menegaskan bahwa daerahnya untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah kegiatan besar PMII tingkat Jawa Timur. “Kami menyambut dengan bangga kehadiran kader PMII se-Jawa Timur dalam puncak Harlah ke-66 ini,” katanya.

Dari unsur pemerintah daerah, Bupati Sidoarjo yang diwakili Kepala Bakesbangpol turut menyampaikan apresiasi terhadap peran PMII. Ia menilai PMII sebagai organisasi mahasiswa yang memiliki karakter dan arah gerakan yang khas. “Pemuda merupakan tonggak peradaban, dan PMII menunjukkan integritas serta konsistensi dalam menjaga nalar kritis dan militansi gerakan,” ujarnya.

Usai rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Ustaz Firman Ahsani, serta lantunan selawat yang dipimpin oleh Habib Abdullah Hamid bersama grup banjari.

Sebagai penutup, mau’idhoh hasanah disampaikan oleh Gus Faiz Albar. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga semangat di tengah perubahan zaman. “Zaman terus bergerak, peradaban senantiasa berputar. Namun semangat tidak boleh pudar,” ungkapnya. Ia juga menekankan bahwa kekuatan utama bangsa terletak pada generasi mudanya.

Kegiatan ditutup dengan mahallul qiyam dan doa bersama yang berlangsung khidmat. Secara keseluruhan, peringatan Harlah ke-66 PMII Jawa Timur ini menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat pergerakan di kalangan kader dan pemuda. (red).