Jakarta | JATIMONLINE.NET,- Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, mendatangi Gedung KPK pada Jumat (8/5/2026) dengan membawa sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Kementerian Sosial. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan, khususnya dalam proses pengadaan barang dan jasa.

Mensos yang akrab disapa Gus Ipul tiba sekitar pukul 09.35 WIB. Ia tidak datang sendiri, melainkan bersama Wakil Menteri Sosial, Sekretaris Jenderal, para direktur jenderal, hingga pejabat teknis yang terlibat langsung dalam proses pengadaan.

“Kami datang untuk meminta nasihat sekaligus menyampaikan perkembangan pengadaan barang dan jasa di Kementerian Sosial,” ujarnya kepada wartawan.

Berbeda dari sekadar koordinasi biasa, kunjungan ini disebut sebagai upaya preventif agar pengelolaan anggaran di Kemensos tetap berada di jalur yang transparan dan akuntabel.

Gus Ipul menegaskan, fokus utama pengawasan tersebut berkaitan dengan program prioritas pemerintah, salah satunya Sekolah Rakyat.

“Kami ingin program strategis Presiden, khususnya Sekolah Rakyat, tidak dikotori praktik korupsi,” tegas Saifullah Yusuf.

Ia juga menekankan bahwa sejak awal pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi pengawasan eksternal. Tidak hanya dari lembaga negara seperti BPK dan BPKP, tetapi juga dari unsur non-pemerintah.

“Kami sudah menyatakan terbuka kepada publik dan berbagai lembaga pemeriksa agar ikut mengawal pelaksanaan pengadaan di Kemensos,” katanya.

Seluruh masukan yang diperoleh dari KPK nantinya akan dijadikan bahan evaluasi dalam memperbaiki tata kelola program ke depan.

“Nanti apa saja masukan dari KPK tentu akan kami tindak lanjuti,” pungkasnya.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik sekaligus memastikan program sosial berjalan tepat sasaran tanpa penyimpangan. (ris/cntr).