Selisih 1 Hari, Jama’ah Umroh PT. Menara Suci Sidoarjo Masih Bisa Laksanakan Umroh

  • Bagikan
Foto H. Syafik di Masjid Nabawi pada tanggal 1 Maret 2020 setelah penutupan. Situasi tampak lengang

Sidoarjo,- Adanya pelarangan atau penutupan sementara untuk ibadah umroh dari Pemerintah Arab Saudi diluar dugaan semuanya umat Islam, semenjak merebaknya virus Corona. Jama’ah umroh PT. Menara Suci yang ketepatan berangkat umroh pada 26 Februari pada detik detik Bandara Arab Saudi mau ditutup.

“Tanggal 26 Februari 2020 kita sampai Bandara Arab Saudi, besuknya tanggal 27 Februari Bandara Arab Saudi di tutup. Kita masih ada selisi 4 jam untuk menyelesaikan kegiatan ibadah umroh. Kita masih bisa thowaf, sai. Ketika di Madinah masih bisa berkunjung di Masjid Nabawi. Tapi ketika di Roudloh sudah mulai ditutup. Dan kita menyelesaikan lain-lain dari rangkaian ibadah umroh. Walau tidak keseluruhan, tapi kami anggap itu cukup.” Terang H. M. Syafi’uddin Jabbir, pembimbing ibadah umroh PT. Menara Suci Sidoarjo.

Untuk pemberangkatan jama’ah umroh PT. Menara Suci periode bulan Februari bisa dikatakan selesai.

“Tidak ada masalah apa apa. Para jama’ah umroh sudah memaklumi semua meski tidak bisa menyelesaikan seluruh rangkain ibadah umroh,” terang lelaki yang juga guru di Sekolah Avisena Kedungcangkring Jabon ini.

Namun, lanjut lelaki yang akrab disapa Gus Syafik ini, untuk bulan Maret ini PT. Menara Suci tidak bisa memberangkatkan jama’ah umroh berjumlah 365 orang jama’ah umroh.

“Tapi tidak hanya jama’ah Menara Suci yang tidak bisa berangkat umroh. Semua travel di Indonesia ini juga tidak bisa memberangkatkan jama’ah umroh. Jadi para jama’ah supaya memakluminya. Soal kapan diberangkatkan umroh ya kita nunggu kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi,” terang Gus Syafik menambahkan.

Menurut Gus Syafik, Travel yang bisa memberangkatkan jama’ah umroh terbesar di Jawa Timur ini, akan me-reschedule untuk pemberangkatan selanjutnya. Seperti dijelaskan Gus Syafik, PT. Menara Suci adalah perusahaan travel yang paling banyak memberangkatkan jama’ah umroh di Jawa Timur.

“Pertahunnya bisa memberangkatkan jama’ah umroh hingga 6000 orang,” jelasnya bangga. (mnr).

  • Bagikan