Soal Forum MWC NU Se Sidoarjo Ke DPP PKB Bukan Mintakan Rekom, Tapi Sampaikan Aspirasi Terkait Calon Bupati Sidoarjo Yang Harus Direkom DPP PKB

  • Bagikan
Khuzaimi Sakkar, Forum MWC NU se Kabupaten Sidoarjo

Sidoarjo | JATIMONLINE.NET,- Soal ramainya pemberitaan forum MWC NU ke DPP PKB untuk memintakan rekom salah satu kader PKB, Khuzaimi Sakkar, ketua MWC NU Jabon yang juga ketua Forum MWC NU se Kabupaten Sidoarjo ini menepis istilah “memintakan rekom” itu.

Menurutnya, yang benar adalah menyampaikan aspirasi warga NU Sidoarjo, yang diwakili Forum MWC NU se Sidoarjo, supaya DPP PKB merekom salah satu kader PKB, yaitu Ahmad Amir Aslihin, akrab disapa Mas Iin.

Kabar soal Forum MWC NU Sidoarjo mendatangi DPP PKB untuk menyampaikan aspirasi rekom itu sudah menjadi rahasia umum dikalangan aktivis NU. Kasak kusuk itu bahkan ikut mewarnai semakin panasnya politik di internal PKB Sidoarjo, berkaitan rekom DPP PKB yang hingga hari ini belum juga diumumkan.

Khuzaimi menuturkan, forum MWC NU yang datang ke kantor DPP PKB itu berjumlah 13 orang, mewakili 13 MWC NU.

“Ya tidak semuanya ketua. Tetapi saya kira semuanya itu sudah mewakili MWC NU nya karena sudah mendapatkan izin dari ketua MWC NU nya,” terang Khuzaimi.

Lalu bagaimana tanggapan Cak Imin atas penyampaian aspirasi itu? “Kita pas kesana tidak ketemu Cak Imin. Tetapi itu bukan berarti aspirasi kita tidak sampai. Tetap akan sampai. Ketemu Cak Imin atau tidak, subtansi tetap sama. Dan aspirasi kita ke Jakarta, DPP PKB itu sangat penting demi keberlangsungan jam’iyah Nahdlatul ulama di Sidoarjo,“ terang Khuzaimi.

Khuzaimi Sakkar dan anggota forum MWC NU Sidoarjo saat di Kantor DPP PKB

Menurutnya, pada dasarnya penyampaian aspirasi rekom tersebut secara matang, terkait siapa yang semestinya harus di rekom DPP PKB agar bisa maju di pilkada Sidoarjo Jatuhnya pilihan pada Mas Iin ini, kata Khuzaimi, karena Mas Iin adalah kader PKB asli yang elektabilitasnya sudah tidak diragukan lagi.

“Juga asli kader PKB dan loyalitasnya pada NU sudah tidak diragukan lagi,” jelasnya.

Disamping didukung NU, tambah Khuzaimi, Mas Iin dalam memilih pasangan juga tidak grusa grusu. Dipilihnya Hj. Ainun Jariyah, Ketua Muslimat NU Sidoarjo ini sudah mengalami pertimbangan yang matang.

Hj. Ainun Jariyah, kata Khuzaimi kalau jadi dicalonkan berpasangan dengan Mas Iin, akan didukung oleh 410 ranting Muslimat Se-Sidoarjo, 18 MWC Muslimat NU dan PC Muslimat NU, juga Pengurus NU.

“NU bahkan lebih dari 410 ranting yang akan mendukung, MWC NU dan PCNU. Dan mudah mudahan DPP PKB mendengar dan mempertimbangkan aspirasi kami, sehingga menjatuhkan rekomnya kepada mas Iin dan ibu Hj. Ainun Jariyah,” terang Khuzaimi.

Kabar soal kalau Gus Muhdlor telah mendapatkan surat tugas yang muaranya adalah rekom DPP PKB, Khuzaimi menganggapnya itu masih belum pasti.

“Rekom itu kalau sudah berpasangan dan bisa didaftarkan ke KPU. Selama masih sendiri itu masih belum rekom. Dan sangat mungkin rekom DPP PKB itu jatuh ke mas Iin,” harap Khuzaimi. (mnr).

  • Bagikan