Ponorogo | JATIMONLINE.NET,- Social Transformation and Public Awareness Center (STAPA Center) kembali menggelar kegiatan Pengembangan Kapasitas Lembaga Ekonomi Desa pada 22 April 2026. Bertempat di Hotel Maesa Ponorogo, kegiatan ini diikuti oleh 40 pengurus BUMDesa dan KDMP dari 20 desa di Kabupaten Ponorogo. Materi yang diangkat berfokus pada perencanaan usaha atau business plan, dengan kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

Dalam kegiatan ini, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kementerian Desa, Eryk Zahro Sriwedari, hadir sebagai fasilitator. Ia membimbing peserta dalam memahami konsep hingga praktik penyusunan perencanaan usaha, termasuk penggunaan business model canvas.

Peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Selain menyimak materi, mereka juga aktif dalam praktik penyusunan rencana usaha berdasarkan jenis usaha masing-masing, mulai dari peternakan ayam petelur, budidaya lele, hingga produksi pakan ternak.

Menurut Eryk Zahro, secara umum para peserta telah memiliki gambaran usaha yang cukup baik. Namun, masih diperlukan penyempurnaan agar perencanaan yang disusun lebih terstruktur dan detail. “Jika diwujudkan dalam sebuah business plan, ragam jenis usaha ini akan lebih terukur dan memiliki peluang besar untuk dikerjasamakan dengan pihak lain,” ujarnya.

Direktur STAPA Center, Agus Rohmatulloh, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Development of Efficient Food Agriculture (DEFA) yang didukung oleh Sampoerna Untuk Indonesia. Program ini bertujuan mendukung ketahanan pangan nasional melalui penguatan lembaga ekonomi desa.

“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi pengelola lembaga ekonomi desa di Kab. Ponorogo, kami juga berterimakasih kepada Pemkab. Ponorogo atas dukungannya,” ujarnya. (red).