Pasuruan | JATIMONLINE.NET,- Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang tergabung dalam program Universitas Membangun Belajar Bersama Masyarakat (UM BBM) mendorong digitalisasi UMKM di Desa Jatigunting, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Melalui program Door to Door UMKM Digital, mereka melakukan pendampingan langsung kepada pelaku usaha agar mampu bersaing di era digital.

Pendampingan menyasar lima UMKM makanan. Yakni usaha milik Bu Miftahul Ulum, Bu Jumaati, Bu Sarofah, Bu Sutama, dan Bu Mahmuda.

Mahasiswa datang langsung ke lokasi produksi. Mereka memberikan edukasi tentang pentingnya branding, digital marketing, dan pemanfaatan media digital untuk promosi.

Tak hanya teori, mahasiswa juga membantu praktik di lapangan. Mereka membantu pendaftaran dan optimalisasi profil usaha di Google Maps.

Prosesnya meliputi pengambilan titik koordinat lokasi, pengisian informasi usaha, hingga upload foto produk. Tujuannya agar usaha warga lebih mudah ditemukan calon pembeli.

Untuk memperkuat identitas, tim UM BBM juga memasang banner di setiap UMKM binaan. Banner yang telah didesain sebelumnya diharapkan meningkatkan visibilitas dan memudahkan pelanggan mengenali lokasi usaha.

Inovasi lain yang dilakukan adalah pembuatan peta digital persebaran UMKM Desa Jatigunting. Peta ini memuat lokasi lima UMKM secara terintegrasi untuk memudahkan pencarian.

Selain versi digital, peta juga dicetak dan dipasang di Balai Desa Jatigunting. Peta fisik ini bisa menjadi panduan bagi perangkat desa, warga, maupun tamu yang berkunjung.

Program ini lahir dari hasil observasi lapangan. Banyak produk UMKM Jatigunting potensial, namun terkendala branding dan minim pemanfaatan pemasaran digital.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap UMKM Jatigunting bisa memanfaatkan teknologi untuk perluasan pasar. Dengan identitas usaha yang jelas, dukungan Google Maps, dan peta informasi desa, daya saing UMKM diharapkan meningkat secara berkelanjutan. (nul/cntr).