Kesal Karena Sering Diejek, Tersangka Membunuh Teman Kerjanya di Bengkel AC Jalan Letjen S Parman, Kota Malang

  • Bagikan
Rekonstruksi Pembunuhan di Kota Malang

Kota Malang | JATIMONLINE.NET,- Senin (28/09/2020) digelar rekonstruksi pembunuhan yang terjadi di Jalan Letjen S Parman, Kota Malang, pada 2 September 2020 pagi. Pembunuhan yang sempat membuat gempar warga itu dilakukan oleh satu orang yang diketahui bernama Muhammad Imron (18).

Sedangkan korban adalah Redy Setyo (20), yang sebenarnya adalah teman pelaku. Keduanya bekerja sebagai petugas cleaning service di bengkel AC dan servis mobil Jalan Letjen S Parman, Kota Malang. Dan keduanya tinggal di sebuah kamar mess milik bengkel tempat keduanya bekerja. Keduanya adalah teman se kampung asal Jabung, Kab Malang.

Dalam rekonstruksi pembunuhan yang di gelar, tersangka memperagakan pemukulan yang dilakukan menggunakan palu kepada korban. Dengan palu itu tersangka memukul korban sebanyak 4 kali.

“Rekonstruksi ini untuk mempermudah Jaksa untuk melakukan penuntutan. Temuannya sama dengan apa yang di BAP,” kata Kasubnit I Unit IV Satreskrim Polresta Malang Kota, Iptu Rudi Hidajanto.

4 kali pemukulan dilakukan di kepala korban bagian atas, bawah kepala, pundak sebelah kanan dan bagian dada korban.

“Pada pukulan ke 3, korban terjatuh dan terlentang. Tersangka memukul sekali lagi di bagian dada,” kata Rudi.

Sebelum terjadi pembunuhan, tersangka telah menyiapkan palu yang diambil dari ruangan di lantai bawah.

Tersangka kemudian membawa palu itu ke kamar mess yang berada di lantai dua bengkel, dan meletakkannya di atas lemari.

“Tersangka menyembunyikan palu yang diambil dari lantai bawah di atas lemari kamar mess,” lanjut Rudi lagi.

Sebelum pembunuhan terjadi, tersangka memasak di dapur, korban masuk ke dapur, dan mengejek tersangka. Setelah mengejek, korban kembali menuju kamar mess di lantai dua. Tersangka ikut naik ke kamar mess.

“Di kamar itulah, tersangka memukul kepala korban menggunakan palu yang telah disiapkan sebelumnya. Setelah membunuh korban, tersangka kabur,” sergahnya.

Mayat korban akhirnya ditemukan pada 3 September 2020 pagi. Ketika itu pemilik dan pegawai bengkel datang untuk membuka bengkel. (san).

  • Bagikan