Diburu Sampai Madura! Mobil Pickup Raib di Pasuruan Akhirnya Ditemukan Berkat GPS
Pasuruan | JATIMONLINE.NET,- Aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah Pasuruan berhasil diungkap cepat oleh aparat kepolisian. Sebuah mobil pickup yang sempat dilaporkan hilang, ditemukan hingga ke wilayah Sampang Madura setelah dilacak menggunakan teknologi GPS.
Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh tim dari Polsek Purwosari yang langsung bergerak begitu menerima laporan kehilangan dari korban. Kendaraan yang dicuri diketahui merupakan Mitsubishi L300 keluaran tahun 2023 dengan nilai ratusan juta rupiah.
Kronologi Kejadian
Kasus ini bermula saat korban, Wahyudi Irawan, menyadari mobil operasional miliknya hilang dari area gudang konstruksi di Desa Sengon Agung. Diduga kuat pelaku beraksi pada dini hari ketika kondisi sekitar sedang sepi dan minim pengawasan.
Pelaku disebut menggunakan alat khusus untuk merusak bagian kunci pintu kendaraan, lalu menyalakan mesin secara paksa sebelum membawa kabur mobil tersebut.
Setelah laporan diterima, petugas langsung melakukan penyelidikan dan memanfaatkan perangkat pelacak GPS yang terpasang di kendaraan. Dari data koordinat yang diperoleh, posisi mobil terdeteksi bergerak hingga keluar wilayah Pasuruan.
Pengejaran pun dilakukan lintas daerah, bahkan hingga menyeberang ke Pulau Madura. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika kendaraan ditemukan di wilayah Sampang.
Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, menyebut keberhasilan ini berkat koordinasi cepat antar jajaran kepolisian.
“Begitu laporan masuk, anggota langsung bergerak melakukan pelacakan GPS dan koordinasi di lapangan,” jelasnya, Senin (30/3).
Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai sekitar Rp170 juta. Meski demikian, kendaraan berhasil diamankan dalam kondisi utuh dan kini telah dibawa kembali ke kantor polisi untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Polisi juga telah mengantongi identitas terduga pelaku berinisial H yang disebut berasal dari Surabaya. Saat ini, pelaku masih dalam pengejaran dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Pihak kepolisian menegaskan akan terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan pencurian kendaraan.
Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan keamanan kendaraan, seperti menggunakan kunci ganda atau sistem pengaman tambahan, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (kit).


Tinggalkan Balasan