Nyawa Melayang di Jalan Gelap: Proyek Tanpa Tanda Renggut Istri, Suami Syok di Samping Jenazah
Surabaya | JATIMONLINE.NET,- Tragedi memilukan terjadi di Jalan Margorejo Indah, Surabaya, Jumat malam (12/6/2026). Sepasang suami istri lanjut usia mengalami kecelakaan saat melintasi area proyek gorong-gorong di depan Plaza Marina yang gelap dan nyaris tanpa pengaman.
Dalam peristiwa tersebut, seorang perempuan berinisial LE (69) meninggal dunia di lokasi. Sementara suaminya, Edy Parlin (65), selamat dengan luka ringan, namun terlihat sangat terpukul atas kejadian yang merenggut nyawa pendamping hidupnya.
Insiden nahas itu terjadi sekitar pukul 19.55 WIB. Pasangan tersebut diketahui baru saja pulang dari berobat di RS Islam Jemursari dan tengah dalam perjalanan menuju rumah mereka di Jalan Kawatan dengan mengendarai sepeda motor.
Namun perjalanan pulang itu berubah menjadi petaka. Tanpa adanya penerangan yang memadai dan rambu peringatan, kendaraan yang mereka tumpangi tiba-tiba terperosok ke dalam saluran proyek yang cukup dalam di pinggir jalan.
Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya membantu, namun kondisi saluran yang dalam menyulitkan proses penyelamatan. Laporan kemudian disampaikan ke layanan darurat 112 untuk meminta bantuan petugas.
Tim dari Posko Terpadu Joyoboyo segera datang ke lokasi dan melakukan evakuasi. Sepeda motor korban berhasil diangkat dari dalam saluran, sementara kedua korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jawa Timur.
Di rumah sakit, suasana duka begitu terasa. Edy Parlin tampak tak beranjak dari sisi jasad istrinya. Dengan suara lirih, ia mengungkapkan bahwa dirinya tak pernah menyangka perjalanan pulang itu menjadi yang terakhir bagi sang istri.
“Saya habis dari rumah sakit, mau pulang. Tidak kelihatan kalau di depan itu ada proyek, tiba-tiba saja jatuh. Saya tidak menyangka istri saya meninggal seperti ini,” ujarnya dengan nada penuh kesedihan.
Ia juga menyoroti kondisi lokasi yang dinilai membahayakan pengguna jalan. “Di situ gelap, tidak ada tanda apa-apa. Warga bilang sudah beberapa kali ada yang jatuh di sana,” tambahnya.
Informasi dari warga sekitar menyebutkan bahwa lokasi tersebut memang rawan kecelakaan. Bahkan, disebutkan sudah ada beberapa orang lain yang pernah mengalami kejadian serupa di titik yang sama.
Pasca kejadian, Pemerintah Kota Surabaya melalui BPBD memberikan bantuan untuk proses pemakaman korban. Namun peristiwa ini kembali menyisakan pertanyaan serius tentang standar keselamatan proyek di ruang publik yang seharusnya tidak mengorbankan nyawa. (man).


Tinggalkan Balasan