Sempat Vakum, Dewan Pendidikan Kembali Ambil Peranan di Bangkalan

  • Bagikan
Prosesi pengukuhan 11 pejabat dewan pendidikan oleh Bupati R Abdul Latif Amin Imron di Pendopo Agung Bangkalan

Bangkalan | JATIMONLINE.NET – Setelah bertahun-tahun Dewan Pendidikan Bangkalan vakum, kini Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, kembali memberikan peranan dengan mengukuhkan 11 pejabat pakar sesuai bidangnya masing-masing, mulai dari kelompok pendidik, tokoh agama dan ormas, jurnalis, hingga aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Prosesi pengukuhan berlangsung di Pendopo Agung Bangkalan, pada Rabu (30/12), dengan masa bhakti 2020-2025. Kegiatan pengukuhan berlangsung khidmat menaati protokol kesehatan yang disaksikan oleh Forkopimda, OPD dan pejabat lain di lingkungan Pemkab Bangkalan.

11 dewan pendidikan tersebut di antaranya dari kelompok pendidik adalah Mohammad Holifi, Mustahar Rasyid, Syaiful Ismail, dan Edi Haryadi. Tokoh agama dan ormas, Abdullah, Thomas, Mohammad Rusdi, dan Mohammad Ilham. Sementara dari jurnalis adalah Suhul Anam, dan dari aktivis LSM, Ahmad Muzakki dan Mahmudi Ibnu Hotib.

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengatakan bahwa proses seleksi pemilihan dewan pendidikan cukup begitu alot. Sebab berbagai pertimbangan dan persyaratan teknis, pemerintah memperhatikan secara ketat.

Menurutnya, prosedur dan tahapan pendaftaran sudah dilalui, pertama di buka mulai Januari hingga Maret 2020. Sedikitnya ada 26 orang yang mendaftar, hanya pemerintah meloloskan 11 orang.

“Ada dua tahapan seleksi calon anggota dewan pendidikan, mulai dari seleksi administrasi dan seleksi kompetensi keahlian,” kata Bupati yang akrab disapa Ra Latif.

Tahapan seleksi tersebut, kata Ra Latif, sebagai upaya pendidikan untuk berperan aktif dalam meningkatkan pendidikan di Kabupaten Bangkalan. Tugas mereka dapat memberikan rekomendasi dan saran serta motivasi dan inspirasi seputar pembangunan daerah.

Selain itu, Ra Latif menyampaikan, pelaksanaan pengukuhan dewan pendidikan dari 11 anggota tersebut bisa menjadi wadah aspirasi masyarakat dan bisa memberikan edukasi positif.

“Dengan ini saya pertegas bahwa onggota yang dilantik, benar-benar dapat menyumbangkan tenaga pikiran. Atas nama pemerintah, kami berharap kekompakan dan kesolidan dalam bekerja serta bisa memberikan kontribusi terhadap pendidikan di Bangkalan,” ujarnya. (rus).

  • Bagikan