Mojokerto | JATIMONLINE.NET,- Rencana pengiriman logistik lintas pulau mendadak berubah menjadi petaka pada Jumat (5/6/2026) senja. Sebuah truk boks berpelat nomor AB 8756 CT yang sedang dalam misi mengantar ribuan porsi makanan cepat saji dari Cikarang menuju Bali, terpaksa menghentikan perjalanannya secara tragis setelah kobaran api melahap habis kendaraannya di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Tepat menjelang pukul 18.00 WIB, suasana lalu lintas di Jalan Raya Pungging–Trawas, Desa Lebaksono, mendadak geger. Sang pengemudi truk, Azril Maulana, dibuat panik bukan main ketika melihat jilatan api tiba-tiba menyala dari bagian belakang boks kendaraannya. Menyadari bahaya yang mengancam, Azril segera meminggirkan truknya tepat di simpang empat dekat SMKN 1 Pungging dan langsung melapor untuk meminta evakuasi darurat.

Kepanikan di jalan raya tersebut segera direspons oleh tim gabungan. Vicky Lutfianto, anggota Pemadam Kebakaran (PMK) dari BPBD Kabupaten Mojokerto, menjelaskan bahwa pihaknya tidak membuang waktu begitu mendapat panggilan darurat darat.

“Begitu menerima informasi mengenai amukan jago merah yang menyasar sebuah truk di kawasan Lebaksono, kami langsung menerjunkan satu armada pemadam ke titik lokasi untuk segera menjinakkan api dan melakukan pembasahan,” terang Vicky.

Berkat kesigapan petugas damkar yang dibahu-membahu bersama jajaran Polsek, Koramil, relawan, dan warga sekitar, si jago merah sukses ditaklukkan dalam kurun waktu sekitar 60 menit. Proses pemadaman yang cepat ini berhasil mencegah api merembet ke bangunan atau kendaraan lain di sekitarnya.

Beruntung, insiden nahas ini sama sekali tidak memakan korban jiwa maupun luka. Meski demikian, sebanyak 1.221 karton mi instan cup yang seharusnya dipasarkan di Pulau Dewata kini hangus tak bersisa dan berceceran di jalanan. Hingga saat ini, pihak berwajib masih melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap pemicu pasti kebakaran tersebut, sembari merinci total kerugian material yang dialami pihak ekspedisi.