Rembang | JATIMONLINE.NET,  Kegiatan Local Upgrading terkait perizinan dan legalitas usaha bagi BUMDes dan KDMP digelar di Pendopo Balai Desa Sidorejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program DEFA yang didukung oleh PT HM Sampoerna Tbk bersama STAPA Center, dengan fokus pada pemahaman dan praktik langsung pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Sebanyak 57 peserta hadir dari total 120 undangan yang ditargetkan, terdiri dari perwakilan BUMDes dan KDMP. Kegiatan berlangsung mulai pukul 13.30 hingga 16.15 WIB dengan rangkaian acara yang meliputi pembukaan, sambutan, pemaparan materi, hingga praktik langsung.

Dalam sambutannya, Camat Pamotan menegaskan pentingnya legalitas usaha bagi penguatan ekonomi desa. “BUMDes dan KDMP harus memiliki legalitas yang jelas agar mampu berkembang dan dipercaya dalam menjalankan usaha,” ujarnya.

Ia juga menekankan peran strategis desa dalam pembangunan nasional. Menurutnya, kemajuan desa menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh.

Selain itu, Camat menyinggung dinamika kebijakan dana desa yang perlu disikapi secara realistis. “Kondisi fiskal saat ini menuntut desa untuk lebih mandiri dan kreatif dalam mengembangkan potensi usaha,” katanya.

Dalam sesi materi, peserta mendapatkan pemahaman mengenai strategi penguatan kelembagaan BUMDes dan KDMP, termasuk pentingnya kolaborasi dalam memotong rantai distribusi agar lebih efisien.

Peserta kemudian mengikuti praktik langsung pembuatan NIB yang didampingi oleh staf DPMPTSP Kabupaten Rembang. Antusiasme terlihat tinggi, terutama saat sesi praktik dan konsultasi berlangsung.

Salah satu peserta mengungkapkan manfaat kegiatan tersebut. “Kami jadi lebih paham proses perizinan, meskipun masih ada kendala di kelengkapan administrasi,” ujarnya.

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses pendaftaran NIB berhasil difasilitasi, meski belum maksimal. Beberapa peserta masih mengalami kendala pada dokumen persyaratan dan pemahaman teknis sistem perizinan.

Secara umum, kegiatan berjalan lancar dengan partisipasi aktif peserta. Diskusi yang berkembang banyak menyoroti persoalan administrasi dan pengelolaan kelembagaan BUMDes dan KDMP.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan BUMDes dan KDMP semakin siap dalam mengembangkan usaha yang legal, profesional, dan berkelanjutan. “Kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan di satu lokasi, tetapi juga menjangkau 20 desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Rembang. Kami berharap ke depan BUMDes dan KDMP dapat semakin kuat, mandiri, dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian desa,” kata Agus Rohmatulloh, Direktur STAPA Center. (min)