Soal Dukungan Dalam Pilkada Sidoarjo Mengatasnamakan Gus Dur, Zen Haq; “GUSDURian Tidak Berpolitik Praktis”

  • Bagikan
Zen Haq, Koordinator Komunitas GUSDURian Sidoarjo

Sidoarjo | JATIMONLINE.NET,- Pada Minggu, 18 Oktober 2020, Barikade Gus Dur Sidoarjo mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sidoarjo, Kelana Aprilianto–Dwi Astutik.

Barikade Gus Dur merupakan gerakan yang diinisiasi oleh para murid Gus Dur untuk meneruskan warisan perjuangan Gus Dur di bidang politik praktis. Barikade Gus Dur diinisiasi sejak tahun 2017 atas permintaan sejumlah pihak yang ingin berpolitik praktis namun belum memiliki wadahnya.

Deklarasi itu kemudian memicu sejumlah pertanyaan di tengah masyarakat Sidoarjo. Apakah Barikade Gus Dur terkait dengan Jaringan GUSDURian?

Mengingat di berbagai forum koordinasi Jaringan GUSDURian, para penggerak Jaringan GUSDURian menegaskan bahwa gerakan ini (GUSDURian), melanjutkan semangat perjuangan Gus Dur di berbagai spektrum non-politik praktis, yang tertuang dalam Kode Etik Penggerak Jaringan GUSDURian.

Menurut Koordinator Komunitas GUSDURian Sidoarjo, Zen Haq, bahwa GUSDURian Sidoarjo TIDAK MENDUKUNG pasangan tertentu dalam Pilkada Sidoarjo dan juga pemilihan bernuansa politik lainnya. GUSDURian Sidoarjo menyerahkan pilihan pada masing-masing penggerak sebagai hak konstitusi warga negara.

“Barikade Gus Dur tidak ada kaitan apapun dengan Jaringan GUSDURian, baik secara kelembagaan maupun arah gerakan. Setelah Gus Dur wafat, para GUSDURian bersepakat untuk tidak membawa nama Jaringan GUSDURian untuk kepentingan politik praktis. Sekali lagi saya tekankan GUSDURian tidak ada kaitan dengan itu (Barikade Gus Dus),” tegas pria yang akrab disapa Zen itu.

Zen menambahkan, kesalahpahaman publik dan media menurutnya hal yang wajar, mengingat GUSDURian pada dasarnya merupakan individu yang mengikuti Gus Dur. Melalui rilisnya dia berharap menjadi penjernihan atas kesimpangsiuran yang sempat terjadi. Karena berita itu berdampak kepada identitas gerakan Jaringan GUSDURian secara menyeluruh.

“Kami tidak berpolitik praktis. Pesan Koordinator Nasional Jaringan GUSDURian, mbak Alissa Wahid jelas, bahwa Jaringan GUSDURian tetap istiqomah di jalur non politik praktis. Jaringan GUSDURian adalah gerakan sosial non-politik praktis. Karena itu Jaringan GUSDURian tidak akan pernah terlibat dalam dukung-mendukung calon tertentu baik dalam pilpres, pemilu legislatif, maupun pilkada.” pungkas Zen. (uzi).

  • Bagikan