Tanggalkan Ego, Klik Dengan BHS, Hidar Assegaff Pilih Gabung Dengan BHS

  • Bagikan
Hidar Assegaff saat serahkan dukungan secara simbolis kepada BHS – Taufiqulbar, yang diwakili tim sukses BHS

Sidoarjo | JATIMONLINE.NET,- Menjadi politisi yang mudah legowo seperti Hidar Assegaff, SH ini, ditengah sengitnya pertarungan kompetisi merebut tiket bisa masuk sebagai calon bupati dan wakil bupati, memang tidak mudah.

Setidaknya itu terjadi di Kabupaten Sidoarjo. Politisi yang akrab disapa Habib Hidar tersebut harus menerima kenyataan, tidak bisa berangkat menjadi Calon Wakil Bupati Sidoarjo, berpasangan dengan BHS (Bambang Haryo Sukartono).

Setalah hampir 9 bulan berjuang untuk sampai pada posisi agar bisa masuk bursa sebagai Calon Wakil Bupati Sidoarjo.

Demikian disampaikan Hidar Assegaff dalam acara Penyerahan Dukungan Komunitas Sahabat Habib Hidar Kepada BHS Menjadi Bupati Sidoarjo, pada Minggu, 13 September 2020 di kediaman Hidar Assegaf, Perumahan Sarinadi, Sidoarjo.

Menurut politisi Partai Gerindra yang dijuluki Calon Wakil Bupati Nasi Bungkus ini, ia sempat kecewa ketika tahu dirinya tidak berpasangan dengan BHS dalam pilkada Sidoarjo.

Namun karena kebesaran jiwanya, Hidar Assegaff akhirnya legowo menerima kenyataan politik tersebut. Dan memberikan dukungannya pada pasangan BHS – Taufiqulbar, setelah melalui proses mengingat dan menimbang dengan seksama.

“Saya ini berjuang selama kurang lebih 9 bulan. Dimulai dari membuat agreement dengan Cak Nur. Saat itu saya membawa dukungan riil 112 ribu. Tetapi setelah Cak Nur deklarasi dengan Mbak Mimik, atas nama PKB dan Gerindra, saya akhirnya putar haluan,” cerita Hidar mengenang.

Setelah itu Hidar Assrgaff melakukan pendekatan dengan BHS. Menurutnya, dirinya dengan BHS waktu itu punya chemistry yang sama. ” Bahkan waktu itu Pak BHS panggil saya Pak Wabup. Saya memanggil Pak BHS Pak Bupati,” ceritanya lagi.

“Namun setelah melalui proses menimbang, kemudian memutuskan untuk memberikan dukungan ke BHS. Awalnya waktu itu saya kecewa. bahkan ada yang tanya ke saya, apa tidak sakit hati tidak direkom, tidak jadi berangkat nyalon. Saya jawab, demi untuk kebaikan Sidoarjo, ya sudah saya terima,” jelas Hidar.

Hidar menegaskan, bahwa dirinya dengan BHS itu banyak persamaan pemikiran berkaitan dengan ide ide pembangunan di Sidoarjo. Bagi Hidar, BHS adalah orang baik, pikirannya cerdas, ide idenya bagus soal perbaikan pembangunan Sidoarjo ke depan.

“Kepada pendukung pendukung saya supaya dimaklumi kalau saya tidak jadi berangkat nyalon sebagai wakil bupati, mengingat kursi Partai Gerindra cuma 7 kursi dan tidak bisa berangkatkan calon bupati dan wakilnya sendiri. Jadi harus juga mempertimbangkan suara partai lain yang memberikan dukungan. Tapi kedepan, untuk pemilu 2024 kita akan berjuang bersama sama agar Partai Gerindra bisa memberangkatkan sendiri kadernya,” ujar Hidar yang disambut tepuk tangan peserta yang hadir.

Dalam acara penyerahan dukungan ke BHS tersebut dihadiri Ketua tim sukses BHS – Taufiq, Cahyo dan ketua jaringan pemenangan, Supriyono. Sementara dari tim sahabat Hidar Assegaff dihadiri 35 orang perwakilan kecamatan kecamatan yang ada di Sidoarjo. (mnr).

  • Bagikan