Bantu Sembako, Samsul Hidayat Berpesan Supaya Warga Karang Rejo, Gempol Tidak Buang Sampah Sembarangan

  • Whatsapp
Samsul Hidayat, anggota FKB DPRD Kabupaten Pasuruan saat memberikan keterangan pers, bersama Kades Karang Rejo, Gempol Pasuruan

Pasuruan | JATIMONLINE.NET,- Bersama dengan kader dan fungsionaris DPAC PKB Gempol, Pasuruan, Samsul Hidayat, anggota FKB DPRD Kabupaten Pasuruan melakukan bantuan pembagian sembako kepada korban banjir di Desa Karang Rejo, Gempol, Pasuruan.

Acara pembagian sembako tersebut berlangsung guyup dan penuh semangat kegotong royongan. Acara berlangsung pukul 09.00 pagi, pada Minggu, 14 Februari 2021. Berangkat dari Posko DPAC PKB Gempol, Pasuruan.

Bacaan Lainnya

Prosesi pembagian sembako di Desa Karang Rejo, Gempol, Pasuruan

Setelah memberikan arahan, Samsul panggilan karib anggota Dewan FKB tersebut, berangkat menuju lokasi Desa korban banjir, Karang Rejo, Gempol Pasuruan.

Hal yang sama juga disampaikan Mahfudz, salah satu anggota BPD Desa Karang Rejo, Gempol. Menurutnya, banjir yang terjadi di Karang Rejo adalah banjir yang sangat parah, meski hanya berselang cuma satu jam. Namun yang satu jam itu, lanjutnya, hampir benda – benda berharga warga Desa Karang Rejo hanyut terseret banjir.

“Ini adalah banjir yang luar biasa. Dalam waktu sekejap, air setinggi kurang lebih 2 meter, masuk ke rumah-rumah warga. Ini adalah banjir yang belum pernah terjadi selama hampir 70 tahun. Dulu kata orang tua – tua, di Desa ini pernah terjadi banjir pada tahun 1951. Setelah itu tidak pernah terjadi banjir. Dan banjir terjadi lagi di tahun 2021 ini, terang Mahfudz.

Dampak dari sungai yang ada diposisi selatan desa. Dimana, lanjut Mahfudz, warga masyarakat tersebut kurang bisa menjaga lingkungan karena secara sembarangan membuang sampah ke sungai.

Mahfudz (kaos hitam) saat mengikuti prosesi pembagian sembako di Desa Karang Rejo

Senada dengan Mahfudz, Samsul Hidayat anggota FKB DPRD Pasuruan ini juga menghimbau agar masyarakat tidak sembarangan membuang sampah disungai. Samsul menerangkan, kaitannya dengan normalisasi selokan yang diperkirakan terjadi pendangkalan, supaya masyarakat bergotong royong untuk memperbaikinya.

Sedangkan dihulunya, pemerintah daerah sudah mempersiapkan program reboisasi dalam waktu dekat ini. “Supaya tidak terjadi banjir lagi, kita juga mempersiapkan program reboisasi. Karena harus diakui, dihulu atau dibagian dataran yang tinggi, banyak pohon yang ditebangi sehingga ketika curah hujan tinggi, airnya mengalir deras ke bagian yang bawah,” Terang Samsul.

Mokhamad Zainul, Kepala Desa Karang Rejo menuturkan, banjir yang menimpa Desa Karang Rejo ini bisa dibilang parah. Ada 19 rumah rusak berat akibat banjir bandang kemarin itu. Jumlah kerusakan rumah itu, lanjutnya, itu lebih banyak dari jumlah kerusakan rumah di Desa Kepulungan.

Bukan hanya itu, saat terjadi banjir bandang itu, lanjutnya, banyak sekali benda benda elektronik dan hewan ternak warga Desa Karang Rejo yang tenggelam.

Dalam catatan Jainul, panggilan akrab Kepala Desa Karang Rejo ini, ada sekitar 200 KK yang terdampak berat akibat banjir bandang tersebut. Seperti diketahui, Desa Karang Rejo mempunyai 4 dusun. Yaitu Dusun Karang Rejo, Dusun Bangkok, Dusun Luwung dan Dusun Karang Bangkal. Keempat dusun tersebut semuanya terdampak banjir bandang yang bersamaan dengan banjir di Desa Kepulungan tersebut.

Atas support dan bantuan tersebut, Jainul mengucapkan terima kasih kepada Samsul Hidayat. “Mudahan mudahan setelah ini warga masyarakat Desa Karang Rejo bisa kembali normal beraktifitas,” harap Jainul. (mnr).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *