Dipimpin Gus Maimun, DPD PAN Sidoarjo Gelar Istighotsah Doakan Hajat Politik Taufiqulbar Terlaksana

  • Bagikan
Tampak Gus Maimun memimpin istighotsah. Disebelahnya, Taufiqulbar dan Khulaim Junaidi (mantan Ketua DPD PAN Sidoarjo)

Sidoarjo,- Slogan PAN (Partai Amanat Nasional) sebagai partai terbuka benar-benar dibuktikan oleh PAN Sidoarjo. Pernyataan PAN sebagai partai terbuka itu beberapa kali disampaikan oleh Khulaim Junaidi dalam beberapa kesempatan.

PAN tidak lagi menjadi partai yang ekslusif, yang hanya mengakomodir Kader dan kepentingan Muhammadiyah saja. Sebagai politisi senior, Khulaim Junaidi sangat peka membaca semangat zaman, hingga slogan PAN sebagai partai terbuka yang didengungkan DPP PAN, cepat direalisasinya dalam banyak kesempatan politik. Salah satunya dalam pilkada Sidoarjo ini.

Dalam sambutannya pada acara istighotsah di Mushollah AlFalah, Desa Candi Sayangan, Candi, Sidoarjo, Kamis malam (13/8/2020), Khulaim menegaskan kalau PAN adalah partai terbuka.

“Karena itu DPD PAN Sidoarjo memililih Taufiqulbar sebagai Calon Wakil Bupati Sidoarjo, dipasangkan dengan Kelana Aprilianto, Calon Bupati Sidoarjo, dari PDIP,” terang Khulaim.

Dipilihnya Taufiqulbar, kata Khulaim, karena PDIP resmi berkoalisi dengan PAN dalam pilkada Sidoarjo ini. “Sementara PDIP merekom Kelana sebagai Calon Bupatinya. Sedangkan Pak Kelana meminta sarat dari PAN, yaitu memunculkan Calon Wakil Bupatinya yang dimasukkan harus kader atau warga NU. Karena di Sidoarjo itu, 90 % adalah warga NU. Makanya kita memunculkan saudara Taufiqulbar sebagai Calon Wakil Bupatinya, berpasangan dengan Pak Kelana,” ujar Khulaim.

Taufiqulbar, kata Khulaim adalah warga NU yang dibesarkan dalam keluarga besar NU. “Pak Taufiq ini lahir dan dibesarkan dalam keluarga besar NU. Beliau ini mantunya H. Maskur Rois, tokoh NU senior di Sidoarjo. Kita sudah silaturrahmi ke Kiai Kiai NU. Kita juga sudah silaturrahmi ke pengurus PCNU Sidoarjo. Kita minta doa restu dan Alhamdulillah kita direstui oleh PCNU, kaitannya pencalonan Pak Taufiqulbar, maju dalam pilkada Sidoarjo,” terang Khulaim.

Sebagai ormas dan bukan partai politik, lanjut Khulaim, untuk bukan pada kapasitas dukung mendukung. Karena itu Taufiqulbar dan timnya memintakan doa restu ke PCNU Sidoarjo. “Sebagai warga NU, kita wajar saja kalau bersilaturrahmi dan meminta doa restu kepada pengurus PCNU dan Kiai-kiai atas majunya warga NU dalam pilkada Sidoarjo,” terang Khulaim.

Yang terakhir, dalam sambutannya, Khulaim mengenalkan kepada jama’ah dan pengurus DPD dan DPC DPC PAN se-Sidoarjo, kalau istighotsah ini dipimpin oleh Gus Maimun (Muhammad Maimun Siroj) dari Kedungcangkring, Jabon. Perihal siapa Gus Maimun Siroj, banyak masyarakat Sidoarjo yang mengenalnya. Disamping ia juga pernah menjadi anggota dewan Sidoarjo dua periode, Gus Maimun adalah adiknya KH. Rofiq Siroj, Rois Syuriyah PCNU Sidoarjo.

Sebelum memimpin istighotsah, Gus Maimun menyampaikan sepata kata kepada hadirin, dalam untaian doa dan istighotsah ini dalam Rangka mendoakan Taufiqulbar supaya hajat politiknya dalam pilkada Sidoarjo ini, yaitu bisa menyatu atau berkoalisi dengan Kelana bisa terlaksana.

Istighotsah dimulai dengan membaca surat Yasin. Habis membaca surat Yasin, baca istighfar 100 kali. Setelah baca istghfar, Gus Maimun mengajak hadirin membaca “Ya jami’” (Dzat yang maha mengumpulkan). “Dengan membaca ya jami’ ini, mudah mudahan Allah segera mengabulkan hajat Pak Taufiq ini, yaitu segera memasangkannya dengan Pak Kelana dan Pak Taufiq dalam pilkada Sidoarjo,” ujar Gus Maimun disela sela pembacaan doa dan istighotsah.

Setelah pembacaan doa dan istighotsah selesai, pengurus DPC PAN se-Kabupaten Sidoarjo berkumpul diluar mushollah, kemudian membacakan ikrar dukungan untuk Kelana dan Taufiqulbar. (mnr).

  • Bagikan