Surabaya | JATIMONLINE.NET,- Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi disertai hembusan angin kencang menyebabkan puluhan pohon roboh di berbagai wilayah Kota Surabaya, Selasa sore (23/12/2025). Sedikitnya tercatat 16 titik terdampak sejak hujan mulai turun sekitar pukul 14.45 WIB. Kejadian tersebut menimbulkan gangguan arus lalu lintas serta kerusakan ringan di sejumlah area.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Dedik Irianto, menyampaikan bahwa petugas langsung diterjunkan ke lapangan begitu hujan mengguyur kota. Tim DLH disebar ke lokasi-lokasi terdampak untuk menangani dan mengevakuasi pohon tumbang.

“Masih dalam proses penanganan,” kata Dedik saat dihubungi pada Selasa (23/12/2025).

Menurut Dedik, penanganan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan titik-titik yang berisiko terhadap keselamatan masyarakat. Prioritas diberikan pada pohon tumbang yang menghalangi jalan, merusak fasilitas umum, maupun mengenai jaringan utilitas.

Ia juga mengingatkan warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di tengah hujan deras yang disertai angin kencang. Kondisi tersebut dinilai rawan memicu kejadian darurat, terutama di kawasan yang dipenuhi pepohonan berukuran besar.

“Jika terjadi keadaan darurat atau menemukan pohon tumbang, masyarakat diminta segera menghubungi Call Center 112 Kota Surabaya,” ujarnya.

Selain itu, laporan juga dapat disampaikan melalui layanan darurat DLH Surabaya di nomor 0811-311-12112 untuk percepatan penanganan di lapangan.

Berdasarkan laporan sementara DLH Surabaya, pohon tumbang terjadi di sejumlah lokasi, antara lain di depan SDN Margorejo arah luar kota yang sempat menutup jalur rel kereta api, sekitar fly over Mayangkara, kawasan Genteng Besar, depan Pizza Hut Jemursari, serta dua titik di depan Paragon (Shangri-La).

Peristiwa serupa juga dilaporkan di depan SDN Kendangsari yang mengenai kabel PLN, kawasan Ketandan yang menimpa rumah warga, dua pohon menutup jalan di depan Bebek Sinjay Jemur arah Siwalankerto, Jalan Ngaglik, wilayah Kelurahan Ampel, sekitar Peneleh, depan CW, Jalan Kedungdoro yang menimpa sebuah mobil Avanza putih, Jalan Putat Gede, Jalan HR Muhammad, serta tiga pohon tumbang di area sekitar Unesa Ketintang.

DLH Surabaya menegaskan bahwa proses evakuasi dan pembersihan akan terus dilanjutkan hingga seluruh titik terdampak dinyatakan aman dan tidak membahayakan warga. (man).