Kapolres Ajak Elemen Masyarakat Pamekasan Bijak Bermedia Sosial
Pamekasan | JATIMONLINE.NET,- Kapolres Pamekasan AKBP Wahyu Hidayat mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah maraknya polarisasi di ruang digital.
Pesan tersebut disampaikan saat Kapolres Pamekasan menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Merawat Bhinneka Tunggal Ika Memperkuat Kesatuan Bangsa di Tengah Polarisasi dan Ruang Digital” di Ruang Rapat Tatag Trawang Tungga Polres Pamekasan, Kamis (13/8).
Kegiatan tersebut dihadiri pejabat utama Polres Pamekasan, Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Pamekasan Farid Afandi bersama pengurus, tokoh masyarakat, perwakilan Sabuk Kamtibmas, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan.
AKBP Wahyu Hidayat mengatakan, menjaga kamtibmas tidak bisa hanya mengandalkan kepolisian. Dibutuhkan sinergi antara Polri, kepala desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat.
“Sebagai Kapolres yang baru, kami menyadari bahwa menjaga kamtibmas di Pamekasan tidak bisa dilakukan sendiri oleh Polri. Kebersamaan dan sinergitas dengan para tokoh masyarakat, kepala desa, dan pemuda adalah kunci utama,” ujar Wahyu.
Selain menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama, Kapolres mengajak masyarakat bersama-sama mencari solusi terhadap berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu kamtibmas.
Beberapa di antaranya aksi balap liar, peredaran narkoba, hingga pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari.
Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kapolres mengimbau masyarakat turut menjaga suasana Pamekasan tetap aman dan kondusif. Masyarakat juga diminta bijak menggunakan media sosial serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi atau narasi negatif.
Ajakan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua PKDI Pamekasan dan perwakilan Sabuk Kamtibmas. Mereka menyatakan kesiapan untuk memperkuat kemitraan dengan Polres Pamekasan dalam mendeteksi dan mencegah potensi konflik sejak dini.
Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat persatuan sekaligus menciptakan Pamekasan yang aman, damai, dan kondusif. (red).


Tinggalkan Balasan