Meski Tidak Lama, Listrik Padam Lagi Membuat Resah Warga Wonorejo

  • Bagikan
Pohon randu yang disinyalir menjadi biang kabel listrik menjadi padam. Lokasi di Desa Kademungan, Kejayan

Pasuruan,- Seperti sudah bisa diduga, paska hujan gerimis disertai petir kemarin siang, senin, (11/05/2020) pukul 14.00 WIB lampu kembali mati.

Problem lampu mati di Kecamatan Wonorejo itu seolah menjadi langganan. Kali ini, lampu mati itu tidak hanya di Kecamatan Wonorejo saja, tetapi juga di Kecamatan Kejayan.

Sore sekitar jam 3, beberapa desa yang terkonfirmasi media ini, seperti Desa Coban Blimbing, Desa Sudan, Desa Wonorejo dan Desa Areng Areng (Sambisirah) menyatakan bahwa dijam tersebut terjadi pemadaman.

Menurut Heru Purnomo, Manager Area PLN Gondang Wetan, membenarkan kalau lampu padam tersebut terjadi di satu jalur yang masuk kantor area Gondang Wetan.

Heru Purnomo, Manager PLN Area Gondang Wetan

Ia menuturkan, penyebab lampu mati kali ini adalah faktor pohon yang mengganggu kabel PLN.

“Sekali lagi saya tegaskan, ini adalah faktor alam. Tepatnya adalah soal pohon. Dan saat ini petugas kami dilapangan telah melakukan perbaikan. Dan insya Allah sebentar lagi lampunya kembali hidup,” terang Heru Purnomo, sambil menunjukkan data dan gambar di komputernya kepada media ini.

“Sebenarnya petugas kami di lapangan hampir setiap hari melakukan trabas-trabas menebangi pohon yang diperkirakan mengganggu kabel PLN. Namun yang perlu diketahui, tidak semua pohon itu milik pemda. Ada juga yang miliknya warga masyarakat. Ketika kami diizinkan untuk melakukan trabas-trabas maka pohon itu bisa kami trabas. Kalau yang tidak diizinkan ya kita tidak bisa melakukan trabas,” jelasnya menambahkan.

Heru menambahkan, pohon randu yang kali ini disinyalir mengganggu kabel listrik PLN itu bertempat di Desa Kademungan Kecamatan Kejayan.

“Itu tadi kan perangkat desa di Kademungan melaporkan ke kami perihal pohon randu yang mengganggu kabel PLN . Maka kami segera menebang pohon yang bagian atas yang mengganggu kelancaran kabel PLN itu,” jelasnya.

Heru menuturkan, jika warga masyarakatnya pro aktif, ketika mengetahui ada pohon yang mengganggu kabel PLN dan la segera melaporkan ke PLN, maka petugas PLN bisa segera memperbaiki gangguan lampu padam itu.

“Nah kalau warga itu tidak pro aktif melaporkan ke kami jika ada problem pohon yang menimpa kabel PLN , maka kita kan harus mencari dulu. Nah itulah yang menyebabkan lampu padamnya lama,” jelasnya.

Heru pun menambahkan bahwa PLN berkali kali menyampaikan kepada kepala desa maupun perangkat desa supaya pro aktif menyampaikan kepada PLN apabila ada gangguan soal listrik. “Agar kita segera bisa bertindak,” ungkapnya kemudian. (mnr).

  • Bagikan