Sidoarjo | JATIMONLINE.NET,- Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Sidoarjo periode 2025–2026 resmi dilantik pada Minggu (28/12/2025). Prosesi pelantikan berlangsung di Ballroom PCNU Sidoarjo dengan mengusung tema “Katalis Kaderisasi PC PMII Sidoarjo: Membangun Ekosistem Baru yang Berdaya Saing”.

Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PMII, Irkham Thamrin, dan dihadiri berbagai unsur organisasi kepemudaan (OKP) di Kabupaten Sidoarjo.

Di bawah kepemimpinan Ketua Umum PB PMII, Shofiyulloh Cokro, kepengurusan PC PMII Kabupaten Sidoarjo kini dipimpin oleh Muchammad Alfien Ananta.

Dalam sambutannya, Alfien Ananta menekankan pentingnya menjadikan pelantikan sebagai momentum evaluasi dan penataan ulang organisasi, khususnya dalam aspek kaderisasi dan perjuangan. Ia mengajak seluruh jajaran pengurus untuk konsisten mengawal kepentingan masyarakat Sidoarjo.

“Pelantikan ini tidak boleh berhenti pada seremoni. Ini harus menjadi refleksi organisasi sekaligus titik awal untuk menata kembali kaderisasi dan perjuangan. Konsistensi nilai PMII harus diwujudkan dengan mengawal suara dan persoalan rakyat Kabupaten Sidoarjo,” ujarnya.

Ia juga menegaskan posisi PMII sebagai mitra kritis dan progresif bagi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya, sikap kritis tersebut merupakan bagian dari nilai dasar pergerakan PMII sejak organisasi ini berdiri.

“Sejak berdiri tahun 1960, PMII selalu hadir mengawal jalannya pemerintahan. PMII Sidoarjo akan berdiri sebagai mandat rakyat, melawan segala bentuk penindasan struktural, dan memastikan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat benar-benar diwujudkan,” tegas Alfien.

Lebih lanjut, Alfien menyatakan komitmen PC PMII Sidoarjo untuk aktif mengawal kebijakan daerah, terutama yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik. Ia menilai PMII tidak boleh bersikap pasif terhadap ketimpangan dan ketidakadilan sosial.

“PMII harus hadir sebagai penggerak perubahan sosial. Kami berkomitmen untuk terus berdiri di barisan rakyat dan tidak tinggal diam ketika melihat ketidakadilan,” tandasnya.

Sementara itu, perwakilan Ikatan Alumni PMII (IKAPMII) Sidoarjo, Dodi, berharap kepengurusan baru mampu menjaga konsistensi perjuangan sesuai nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

“Kepengurusan PC PMII Sidoarjo periode 2025–2026 diharapkan tampil lebih progresif, namun tetap berpegang pada nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah, serta konsisten berjuang untuk dan bersama rakyat dalam mengawal kebijakan pemerintahan daerah,” ujarnya.

Pelantikan ini dinilai menjadi momentum konsolidasi gerakan sekaligus peneguhan kembali ideologi pergerakan PMII di Kabupaten Sidoarjo. (red).