Program Baca Tulis Online di Sidoarjo Masuk Kategori Top 45, Pada Program Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur

  • Bagikan
Ahmad Zaini (pegang mik) Plh. Bupati Sidoarjo

Sidoarjo | JATIMONLINE.NET,- Kabupaten Sidoarjo kembali menorehkan prestasi di Jawa Timur. Prestasi itu adalah sebuah program yang dibuat oleh SMPN 4 Sidoarjo.

Program bernama Baca tulis online (Calisline) merupakan inovasi pemerintah kabupaten Sidoarjo dibidang pendidikan, yang dipilih pemerintah propinsi Jawa Timur masuk dalam kategori Top 45 Kovablik Jatim (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik).

Ahmad Zaini, Plh. Bupati Sidoarjo dalam paparannya lewat daring dihadapan dewan juri yang terdiri dari Akademisi dari Unair, NGO dan Biro Organisasi pemprov Jatim, menyampaikan keunggulan inovasi Calisline pada Rabu (26/8/2020) di Pendopo Delta Wibawa.

Ada beberapa keunggulan Calisline yang disampaikan Zaini diantaranya meningkatkan literasi baca tulis anak didik siswa, pemanfaatan gawai atau gadget oleh siswa untuk menulis dan membaca. Seminggu sekali setiap anak diwajibkan membuat satu tulisan yang dimuat di website Calisline.

“Adanya Calisline ini membuat anak-anak SMPN 4 Sidoarjo lebih produktif dalam menulis. Tadinya dalam satu minggu hanya ada 135 tulisan sedangkan targetnya sebanyak 1.194 karya tulis sesuai dengan jumlah siswa. Setelah ada Calisline jumlah karya tulis meningkat drastis  menjadi 11.363”, ujar Zaini.

Pemkab Sidoarjo berencana akan mereplikasi program inovasi Calisline kepada sekolah-sekolah SMP negeri yang  ada di Sidoarjo.

“Kita akan mereplikasi ke sekolah-sekolah negeri lainnya, manfaatannya banyak sekali, adanya Calisline ini juga bisa mengalihkan pemanfaatan gawai/gadget siswa ke arah yang lebih positif dan produktif”, katanya.

Sementara itu, dari point paparan yang disampaikan Plh. Bupati Ahmad Zaini, dewan juri menilai lewat inovasi Calisline kemampuan menulis siswa SMPN 4 Sidoarjo lebih diperluas lagi. Saat ini rata-rata karya tulis yang masuk dalam website Calisline perlu diperpanjang pada sisi jumlah karakter.

Secara umum dewan juri mengapresiasi inovasi Calisline, karena dinilai inovatif dalam meningkatkan minat baca dan menulis siswa. (Ries)

  • Bagikan