Sidoarjo | JATIMONLINE.NET,– Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Sidoarjo menggelar aksi demonstrasi bertajuk “Marhaban Ya Melawan” di depan Kantor Bupati Sidoarjo, Kamis (26/02/2026). Aksi ini menjadi bentuk evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati yang dinilai belum maksimal dalam merealisasikan 14 program kerja yang dijanjikan.

Ratusan kader PMII mengikuti aksi yang dimulai dengan long march menuju Kantor Bupati. Sepanjang perjalanan, mahasiswa menyampaikan orasi dan aspirasi terkait berbagai persoalan daerah, mulai dari pendidikan hingga infrastruktur.

Ketua PC PMII Sidoarjo, M. Alfien Ananta, S.Pd., menegaskan bahwa mahasiswa hadir sebagai kontrol sosial untuk memastikan kebijakan pemerintah berjalan transparan dan berpihak kepada masyarakat. Ia menilai sejumlah program belum menunjukkan dampak signifikan di lapangan.

Dalam aksi tersebut, PMII menyampaikan delapan tuntutan utama, yakni:

1. Menjadikan pendidikan sebagai prioritas dengan pemerataan kualitas dan transparansi anggaran.

2. Percepatan perbaikan jalan rusak di seluruh wilayah Sidoarjo.

3. Evaluasi total sistem drainase dan tata ruang guna mengatasi banjir tahunan.

4. Program ketenagakerjaan yang berpihak pada pemuda dan tenaga kerja lokal.

5. Realisasi janji pembangunan sirkuit resmi untuk menekan balap liar.

6. Transparansi program bantuan bagi lansia dan warga miskin.

7. Keterbukaan data anggaran serta capaian program kreativitas dan UMKM.

8. Penyelesaian proyek-proyek daerah yang mengalami keterlambatan.

Setelah menunggu sekitar dua jam, perwakilan massa akhirnya diterima Bupati Sidoarjo, Subandi, SH., M.Kn., untuk berdialog. Dalam pertemuan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah menjalankan master plan pembangunan yang mencakup sektor pendidikan, jalan, taman, dan irigasi, yang akan direalisasikan secara bertahap.

Aksi berlangsung tertib dan menjadi momentum refleksi atas satu tahun pemerintahan. Kehadiran mahasiswa dinilai sebagai bagian dari partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal kebijakan publik demi pembangunan Sidoarjo yang lebih transparan dan responsif terhadap kebutuhan warga. (red).