Bus Restu Terguling di Tol Jombang–Mojokerto, Berikut Daftar Nama-nama Korban
Jombang | JATIMONLINE.NET,- Kecelakaan tunggal melibatkan bus Restu terjadi di ruas Tol Jombang–Mojokerto dan menyebabkan puluhan penumpang harus menjalani perawatan medis. Total 33 korban saat ini dirawat di tiga rumah sakit berbeda di wilayah Jombang.
Para korban dibawa ke RS Al Azis Tembelang sebanyak 7 orang, RS Islam Jombang sebanyak 11 orang, serta RSUD Jombang dengan 15 pasien.
Dalam peristiwa tersebut, satu korban dilaporkan meninggal dunia, yakni Esra Sri T (64), warga Madiun. “Korban meninggal langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD Jombang, sedangkan korban lain dirawat di rumah sakit terdekat,” ujar Yuni Rihal, Jumat (3/4/2026).
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, bus dengan nomor polisi N 7088 UG melaju dari arah barat ke timur pada Kamis malam (2/4/2026). Diduga kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi sebelum mengalami pecah ban.
“Ban belakang kanan bagian luar pecah, sehingga sopir kehilangan kendali. Kendaraan kemudian oleng dan masuk ke median,” jelasnya.
Bus akhirnya berhenti dalam posisi melintang di median jalan dan menghadap ke arah berlawanan. “Posisi akhir berada di KM 689+500 A dengan arah serong ke barat,” tambahnya.
Kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan fasilitas jalan tol seperti post cap, pegbobin, tanaman hias, serta guide post.
Proses evakuasi sempat mengalami kendala karena posisi bus yang melintang hingga sebagian masuk jalur berlawanan. “Bagian depan kendaraan sampai masuk ke lajur arah sebaliknya,” kata Dela Rosita.
Meski sempat mengganggu arus lalu lintas, penanganan di lokasi akhirnya berjalan lancar. Bus yang membawa sekitar 34 penumpang itu mengalami kerusakan cukup parah dengan estimasi kerugian materi sekitar Rp40 juta.
Hingga saat ini, sopir bus dilaporkan melarikan diri usai kejadian dan masih dalam pencarian pihak kepolisian. Sementara itu, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Berikut daftar korban berdasarkan rumah sakit tempat perawatan:
Dirawat di RS Al Azis Tembelang:
- Edik Sudianto (69), Sidoarjo – luka berat (luka kepala)
- Akhmad Saoki (39), Malang – luka ringan
- Enaugustin (31), Madiun – luka ringan
- Tuni (67), Sidoarjo – luka berat (dugaan patah lengan)
- Bambang Iwan Tri Prabowo (61), Magetan – luka ringan
- Samsudi (49), Kediri – luka berat (patah tulang)
- Beny Dwi P (39), Madiun – luka ringan
Dirawat di RS Islam Jombang:
- Siti Nur (48), Sidoarjo – luka ringan
- Sri Indah (45), Magetan – luka ringan
- Najima (7), Magetan – luka ringan
- Diah Auliani (25), Magetan – luka ringan
- Evelyn Yukika (4), Magetan – luka ringan
- Jeni (6 bulan), Magetan – luka ringan
- Slamet (51), Magetan – luka ringan
- Mardiani (47), Magetan – luka ringan
- Nadira Hana (8), Magetan – luka ringan
- M. Fauzi (16), Magetan – luka ringan
- Nanang (51), Magetan – luka ringan
Dirawat di RSUD Jombang:
- M. Hanif (25), Banyuwangi – luka ringan
- Kharisma (24), Magetan – luka ringan
- Kharisma (25), Ngawi – luka berat
- Dwi Cahyowati (59), Magetan – luka berat
- Yudi Riztu (26), Madiun – luka ringan
- M. Tofik (49), Sidoarjo – luka ringan
- Kristian Dwi (43) – luka ringan
- Muamar Fikri (26), Surabaya – luka ringan
- Eko Prasetyo (49), Sidoarjo – luka ringan
- Agus Yugo (37), Magetan – luka ringan
- Dedi Ardianto (36), Magetan – luka berat
- Ananda Farel (20), Surabaya – luka berat
- Mikail Gilbert (24), Surabaya – luka ringan
- Anggi M (40), Malang – luka ringan
- Esra Sri T (64), Madiun – meninggal dunia
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi operator transportasi agar memastikan kondisi kendaraan tetap layak jalan, khususnya pada komponen vital seperti ban, guna mencegah kecelakaan serupa. (lam)


Tinggalkan Balasan