Dihadiri DPR RI Komisi X, Tasyakuran Ketua Kopri PMII Jatim Terpilih Di Desa Rebono, Wonorejo, Pasuruan Berlangsung Khidmad

“Mohon maaf sebelumnya ya, bukannya saya bermaksud sombong ya, saya yakin sebelum ini tidak ada satupun anggota DPR RI yang berkunjung ke desa ini ya?” Tanya M. Haerul Amri politisi Nasdem yang akrab disapa Mas A’am ini. “Betuul” jawab warga Rebono serentak.
“Nah itu berkat adik Icha (Zumrotin Nafisah) yang mengundang saya sehingga saya mau hadir kesini. Karena adik Icha ini terpilih sebagai Ketua Kopri PKC PMII Jawa Timur sehingga saya memperhitungkan untuk bisa hadir kesini. Itu artinya, dengan terpilihnya adik Icha sebagai Ketua Kopri PKC PMII Jawa Timur ini berarti manfaat juga bagi warga desa di Rebono ini, sehingga kita bisa bertatap muka, bisa bersilaturrahmi untuk menyampaikan aspirasi warga Desa Rebono ke DPR RI. Jadi njenengan bangga ngge, punya tetangga yang bisa menjadi aktivis dan Ketua Kopri PKC PMII Jawa Timur?” Tanya Mas A’am. Kemudian dijawab serentak warga Desa Rebono. “Ngge”.
Dalam paparannya, Mas A’am sebagai anggota Komisi X yang membidangi Kemendikbud Ristek, Kementerian Pemuda & Olahraga, Pariwisata dan Perpustakaan ini menyampaikan poin-poin penting terkait bantuan beasiswa pendidikan untuk anak SD, SMP, SMA juga Mahasiswa agar bisa diakses warga masyarakat Desa Rebono.
Dijelaskannya, tiap tahun Kementrian Pendidikan memberikan beasiswa untuk SD sebesar Rp 450 ribu/anak, SMP Rp 750/anak, sedang untuk SMA Rp 1 juta/anak. Adapun beasiswa untuk mahasiswa sebesar antara Rp 50 juta – Rp 60 juta/ pertahun. “Karena itu sejak mulai saat ini saya sampaikan ke Warga Desa Rebono, kalau tahun kemarin belum mengakses program beasiswa sekolah ini, supaya tahun berikutnya bisa mendapatkannya dengan mulai mengajukan sekarang,” terang Mas A’am.

Namun yang perlu diketahui, lanjutnya, program bantuan sekolah tersebut diutamakan bagi warga yang kurang mampu dengan kreteria, anak yatim -piatu atau orang tuanya yang berpenghasilan dibawah Rp 2 juta perbulan.
“Sedangkan untuk mahasiswa kita akan menjatah 2 anak di Desa Rebono ini yang punya kreteria punya prestasi disekolahnya namun orang tuanya tidak mampu untuk membiayainya, nah itu bisa kita ajukan. Dan saya juga akan memberikan bantuan Rp 750 ribu perbulan selama empat tahun masa kuliah, untuk biaya hidup mahasiswa tersebut,” terang Mas A’am.
Diakhir acara, Mas Aam memberikan bantuan kepada kelompok Voly di Desa Rebono berupa uang sebesar Rp 1,5 juta. (mnr).


Tinggalkan Balasan