Surabaya | JATIMONLINE.NET,- Kasus keracunan siswa yang mengikuti program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali ramai jadi sorotan publik. Sejumlah laporan muncul dari berbagai daerah, termasuk penemuan belatung dalam menu MBG di salah satu sekolah di Kabupaten Tuban. Kondisi ini memicu kekhawatiran orang tua murid dan menjadi perbincangan luas di masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan bahwa pemerintah akan memperketat pengawasan. Menurutnya, pengawasan ini melibatkan ahli gizi, BPOM, hingga pemerintah daerah agar seluruh proses mulai dari penyediaan bahan baku, pengolahan, hingga penyajian makanan berjalan sesuai standar.

Zulhas menilai, kasus keracunan yang terjadi kemungkinan besar bukan akibat kesalahan dalam memasak. Ia menyebut, banyak siswa yang belum terbiasa dengan menu makanan baru yang disajikan melalui program MBG. Hal itu bisa memicu reaksi tubuh seperti alergi atau gejala yang menyerupai keracunan makanan.

Sebagai contoh, Zulhas bercerita tentang pengalamannya sewaktu kecil. Ia mengaku pernah sakit perut hingga mencret setelah meminum susu untuk pertama kalinya karena belum terbiasa. “Jadi, bukan karena salah masak, tapi karena tubuh belum terbiasa dengan makanan tertentu,” ujarnya.

Meski kasus keracunan masih terjadi, Zulhas memastikan program MBG akan terus berjalan. Ia menekankan bahwa program ini memiliki tujuan mulia untuk memperbaiki gizi anak-anak Indonesia sekaligus mencegah stunting yang masih menjadi masalah serius di tanah air.

Hingga Agustus 2025, pemerintah mencatat 20 juta penerima manfaat MBG sudah merasakan program ini. Zulhas optimistis target 80 juta penerima manfaat bisa tercapai sebelum akhir tahun. Anggaran yang disiapkan pun sangat besar, mencapai Rp300 triliun dari APBN dengan dukungan penuh dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Program ini sudah berjalan masif dan akan terus ditingkatkan. Dengan pengawasan ketat, kualitas akan lebih terjamin, dan masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” tegas Zulhas. (man).