Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan Dikabarkan Jadi Tersangka, Ini Jawaban Singkatnya Saat Ditanya Wartawan!
Surabaya | JATIMONLINE.NET,- Kabar mengejutkan datang dari mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) era Presiden Joko Widodo, Dahlan Iskan, yang dikabarkan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Ia diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi terkait pembelian mobil pemadam kebakaran bekas dari Amerika Serikat saat ia masih menjabat sebagai Direktur Utama PT PLN.
Kabar tersebut mulai mencuat setelah penyelidikan yang dilakukan sejak beberapa bulan lalu memasuki tahap penyidikan. Proyek senilai Rp26 miliar itu disinyalir merugikan negara karena adanya dugaan ketidaksesuaian spesifikasi kendaraan dan harga yang dianggap terlalu tinggi.
Saat dikonfirmasi oleh sejumlah wartawan di kediamannya di Malang, Dahlan tampak tenang namun enggan memberikan komentar panjang. Ia hanya menjawab singkat pertanyaan wartawan terkait status tersangkanya.
“Belum tahu saya,” ujar Dahlan dengan nada datar, Senin (15/8/2024).
Pernyataan ini menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat, terlebih mengingat kiprah Dahlan yang selama ini dikenal sebagai reformis di tubuh perusahaan pelat merah. Meski begitu, pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Timur belum secara resmi menyampaikan pengumuman terkait penetapan tersangka tersebut.
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim, Supriyanto, saat dimintai konfirmasi, menyatakan bahwa proses hukum terhadap kasus ini masih berlangsung.
“Masih dalam proses penyidikan. Nanti akan kami kabari lebih lanjut jika sudah waktunya,” tuturnya.
Sebelumnya, penyelidikan sempat melibatkan pemeriksaan sejumlah saksi dan dokumen terkait proyek pembelian mobil pemadam kebakaran bekas tersebut. Sejumlah pihak menduga ada potensi kerugian negara akibat transaksi tersebut.
Dalam kesempatan berbeda, Dahlan Iskan pernah membantah keterlibatannya dalam tindakan korupsi. Ia mengklaim semua prosedur pembelian tersebut sudah sesuai mekanisme dan mendapat persetujuan jajaran direksi PLN saat itu.
Hingga berita ini diturunkan, publik masih menantikan klarifikasi resmi dari pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Timur maupun dari Dahlan Iskan sendiri. Kasus ini menjadi sorotan luas, mengingat nama besar Dahlan di kancah birokrasi dan politik nasional. (man).


Tinggalkan Balasan